Berita Terpopuler
- Paru-Paru Babi Berfungsi Pada Manusia
- Mengurangi Gangguan Sesak Napas dengan Codot

- Simpati Terus Mengalir untuk Si Gadis Belatung

- Dua Pasien DBD di Kendari Meninggal
- Inilah Yang Membuat Gairah Pria Musnah
- Sel Induk Bisa Menyingkirkan Kanker
- Siapa Bilang "Kencan Satu Malam" Aman?
- Kasus Demam Berdarah Meningkat di Kudus

- Ribuan Ayam Mati di Lampung Timur
- RSUD Pekanbaru Terima Pasien Diduga Flu Burung
Tak Punya Biaya, Pasien Disandera
Agus Ainul Yaqin
09/11/2009 00:12 | Kemiskinan
Liputan6.com, Lumajang: Gara-gara tidak bisa membayar, seorang pasien korban kecelakaan kerja tertahan di Rumah Sakit Umum Haryoto Lumajang, Jawa Timur. Sang pasien bernama Arso asal Desa Sidorejo ini seharusnya sudah keluar dari rumah sakit lima hari lalu. Namun hingga Ahad (8/11), pasien masih terbaring di kasur namun seluruh infusnya sudah dilepas.
Menurut keluarga, Arso "disandera" pihak rumah sakit lantaran belum melunasi biaya yang besarnya mencapai Rp 13 juta lebih. Pihak keluarga sudah mengajukan surat keterangan tidak mampu, namun pihak rumah sakit menolak karena pasien masuk kelas dua. Pasien gakin seharunys masuk kelas tiga.
Direktur RSU Haryanto dokter Triworo ketika dihubungi via telepon mengatakan masih belum mengetahui hal tersebut. Dia belum menerima laporan pengajuan surat keterangan tidak mampu keluarga Arso. Adapun Arso merupakan korban kecelakaan kerja di Sekolah Dasar Sukoerejo. Dia terjatuh bersama enam rekannya ketika hendak memasang kuda-kuda.(JUM/ANS)
Menurut keluarga, Arso "disandera" pihak rumah sakit lantaran belum melunasi biaya yang besarnya mencapai Rp 13 juta lebih. Pihak keluarga sudah mengajukan surat keterangan tidak mampu, namun pihak rumah sakit menolak karena pasien masuk kelas dua. Pasien gakin seharunys masuk kelas tiga.
Direktur RSU Haryanto dokter Triworo ketika dihubungi via telepon mengatakan masih belum mengetahui hal tersebut. Dia belum menerima laporan pengajuan surat keterangan tidak mampu keluarga Arso. Adapun Arso merupakan korban kecelakaan kerja di Sekolah Dasar Sukoerejo. Dia terjatuh bersama enam rekannya ketika hendak memasang kuda-kuda.(JUM/ANS)
Dr Ann Tan - Women & Fetal Centre
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Lady Obstetrician & Gynaecologist at Mount Elizabeth. Call 6887 1103.
www.AnnTan.com.sg
Cord Blood Banking with Cordlife
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com
Store your baby's cord blood with Singapore's leading stem cell bank.
www.cordlife.com