Info Kesehatan
Bersepeda Membuat Wanita Kehilangan Sensasi Genital
16/05/2012 10:12 | Kesehatan
Menggenjot sepeda bagi kaum hawa ternyata membuat sensasi menikmati hasrat jadi berkurang. Berdasarkan penelitian di Universitas Yale, AS, wanita pengendara sepeda akan merasakan kurangnya sensasi genital.Berita Terpopuler
Tips
Cantik dengan Cara Mudah dan Murah
12/05/2012 15:01 | Kesehatan
Pakar kecantikan Amerika Serikat mengungkapkan kecantikan bisa didapatkan dengan cara yang mudah dan murah.Harapan Baru dalam Vaksin Anti-HIV
News Channel SCTV
25/09/2009 08:58 | HIV/AIDS
Liputan6.com, Bangkok: Departemen Kesehatan Thailand mengklaim telah berhasil mengembangkan vaksin anti-HIV (human immunodeficiency virus). Uji coba pada ribuan warganya menunjukkan, vaksin ini mampu mengurangi risiko terkena HIV hingga 30 persen.
Vaksin ini diberikan kepada ribuan relawan pria dan wanita yang berisiko terinfeksi HIV dan berusia antara 18 hingga 30 tahun. Separuh dari mereka diberikan injeksi "dummy".
Setelah kurang lebih tiga tahun, hasil yang didapat cukup membanggakan. Dilaporkan dari 8.197 orang yang menerima vaksin ini, hanya 51 orang terinfeksi HIV. Sedangkan dari 8.198 orang yang mendapat injeksi dummy, hanya 74 yang terinfeksi. Ini berarti risiko penularan HIV lebih rendah 31 persen pada orang yang menerima vaksin.
Penelitian ini dilakukan mengingat tingginya penderita sindroma penurunan kekebalan tubuh itu. Hasil ini sangat menggembirakan karena untuk pertama kalinya berhasil sejak 1983 lampau. Riset ini menguji kombinasi dua vaksin yaitu Alvac dan Aidsvac. Alvac dari Sanofi Pasteur, sebuah divisi vaksin dari industri farmasi Sanofi-Aventis, berguna memperkuatkan sistem imunitas. Sementara vaksin Aidsvax penting untuk memperkuat respons tubuh.
Meski hasil ini relatif kecil, Supachai Reks-Ngarm, pemimpin uji coba vaksin ini berpendapat bukti itu sudah cukup memberi harapan. Namun belum diketahui ada tidaknya efek samping vaksin tersebut. Selain itu studi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui lama waktu vaksin bekerja dalam tubuh manusia. Untuk itu sudah disiapkan dana US$ 105 juta bagi para ilmuwan guna melanjutkan penelitiannya.(AIS/LUC)
Vaksin ini diberikan kepada ribuan relawan pria dan wanita yang berisiko terinfeksi HIV dan berusia antara 18 hingga 30 tahun. Separuh dari mereka diberikan injeksi "dummy".
Setelah kurang lebih tiga tahun, hasil yang didapat cukup membanggakan. Dilaporkan dari 8.197 orang yang menerima vaksin ini, hanya 51 orang terinfeksi HIV. Sedangkan dari 8.198 orang yang mendapat injeksi dummy, hanya 74 yang terinfeksi. Ini berarti risiko penularan HIV lebih rendah 31 persen pada orang yang menerima vaksin.
Penelitian ini dilakukan mengingat tingginya penderita sindroma penurunan kekebalan tubuh itu. Hasil ini sangat menggembirakan karena untuk pertama kalinya berhasil sejak 1983 lampau. Riset ini menguji kombinasi dua vaksin yaitu Alvac dan Aidsvac. Alvac dari Sanofi Pasteur, sebuah divisi vaksin dari industri farmasi Sanofi-Aventis, berguna memperkuatkan sistem imunitas. Sementara vaksin Aidsvax penting untuk memperkuat respons tubuh.
Meski hasil ini relatif kecil, Supachai Reks-Ngarm, pemimpin uji coba vaksin ini berpendapat bukti itu sudah cukup memberi harapan. Namun belum diketahui ada tidaknya efek samping vaksin tersebut. Selain itu studi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui lama waktu vaksin bekerja dalam tubuh manusia. Untuk itu sudah disiapkan dana US$ 105 juta bagi para ilmuwan guna melanjutkan penelitiannya.(AIS/LUC)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
