Info Kesehatan
Bersepeda Membuat Wanita Kehilangan Sensasi Genital
16/05/2012 10:12 | Kesehatan
Menggenjot sepeda bagi kaum hawa ternyata membuat sensasi menikmati hasrat jadi berkurang. Berdasarkan penelitian di Universitas Yale, AS, wanita pengendara sepeda akan merasakan kurangnya sensasi genital.Berita Terpopuler
Tips
Cantik dengan Cara Mudah dan Murah
12/05/2012 15:01 | Kesehatan
Pakar kecantikan Amerika Serikat mengungkapkan kecantikan bisa didapatkan dengan cara yang mudah dan murah.Hindari Rokok Rendah Tar untuk Berhenti Merokok
Irni Diniati
04/11/2009 15:23 | Kesehatan
Liputan6.com, Washington: Biasanya, perokok berat yang ingin berhenti total akan berusaha mengganti rokoknya dengan yang kandungan tarnya lebih rendah. Namun ternyata, orang yang melakukan langkah itu justru lebih sulit berhenti merokok. Hal itu dibuktikan dengan penelitian yang dilaporkan di jurnal kesehatan Tobacco Control, Selasa (3/11).
Penelitian itu diketuai oleh Hilary Tindle dari University of Pittsburgh School of Medicine, Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat. Para peneliti mengamati 31 ribu orang perokok. Sebanyak 38 persen atau 12 ribu di antaranya memilih mengganti rokok mereka menjadi yang lebih "ringan".
Menurut Tindle, seperti diwartakan Reuters, sebanyak 43 persen dari mereka yang beralih merek itu justru gagal untuk berhenti merokok. Pasalnya, 60 persen di antara merasa kesulitan untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu.
"Mungkin para perokok berpikir bahwa merek yang kandungan tarnya lebih ringan akan baik untuk kesehatannya, sehingga cara itu bisa diterima untuk berhenti sepenuhnya," ujar Tindle. Padahal, penelitian lain menunjukkan bahwa rokok bermerek rendah tar tersebut justru mengandung tar, nikotin, dan senyawa lainnya sebanyak rokok-rokok biasa.(IRN/SHA)
Penelitian itu diketuai oleh Hilary Tindle dari University of Pittsburgh School of Medicine, Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat. Para peneliti mengamati 31 ribu orang perokok. Sebanyak 38 persen atau 12 ribu di antaranya memilih mengganti rokok mereka menjadi yang lebih "ringan".
Menurut Tindle, seperti diwartakan Reuters, sebanyak 43 persen dari mereka yang beralih merek itu justru gagal untuk berhenti merokok. Pasalnya, 60 persen di antara merasa kesulitan untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu.
"Mungkin para perokok berpikir bahwa merek yang kandungan tarnya lebih ringan akan baik untuk kesehatannya, sehingga cara itu bisa diterima untuk berhenti sepenuhnya," ujar Tindle. Padahal, penelitian lain menunjukkan bahwa rokok bermerek rendah tar tersebut justru mengandung tar, nikotin, dan senyawa lainnya sebanyak rokok-rokok biasa.(IRN/SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
