Info Kesehatan
Segelas Air Sebelum Makan Bantu Diet Anda
10/02/2012 | 22:11 | Info Kesehatan
Zat yang memiliki nol kalori dalam perut,akan membuat orang merasa lebih lengkap. Dampaknya mereka akan makan lebih sedikit kalori yang terkandung pada makanan yang dikonsumsi.Berita Terpopuler
Tips
Lakukan Ini Setelah Bangun Pagi
10/02/2012 | 19:33 | Tips
Bila pagi menyapa, segera dan jangan tunda untuk bangun. Jika menundanya, Anda akan semakin kehilangan semangat dan perasaan lemah menjadi awal hari Anda.Sel Induk Bisa Menyingkirkan Kanker
Restia Juwita
28/01/2010 00:25 | Penelitian
Liputan6.com, Oxford: Sebuah terobosan baru yang dilakukan peneliti dari Oxford University telah mengembangkan metode baru untuk mengisolasi kanker sel induk. Jika bisa melakukan perawatan terhadap sel-sel ini secara khusus, kita bisa membasmi kanker hingga lenyap.
Sampai saat ini penelitian mengenai kanker sel induk terlalu lambat dilakukan, karena sel-sel tersebut sulit untuk mengidentifikasi dan mengisolasi tumor. Di masa lalu, para ilmuwan telah mencoba untuk menemukan kanker sel batang dalam sampel jaringan yang diambil dari pasien. Demikian dirilis Telegraph, Selasa (26/1).
Penelitian baru kali ini lebih melibatkan cara yang menggunakan penanda molekuler untuk mengidentifikasi kanker sel induk dan memelihara sel-sel di sebuah laboratorium. Peneliti menemukan, proporsi kanker sel induk dalam kanker usus yang berbeda sangat bervariasi, dengan tumor agresif yang berisiko tinggi.
Dr Trevor Yeung dari Oxford University menjelaskan, radioterapi dan kemoterapi bekerja melawan sel-sel dengan cepat. Tapi ada bukti yang meningkat bahwa kanker sel-sel induk lebih tahan dari sel-sel lain untuk perawatan ini. Kanker sel-sel induk yang belum dimusnahkan nantinya dapat kambuh menjadi kanker.
"Orang-orang beranggapan bahwa kanker sel-sel induk terdiri dari sebagian kecil sel dalam tumor, padahal hal ini tidak benar. Tumor yang paling agresif dapat memiliki sebagian besar sel, yakni kanker sel-sel induk," ujarnya. (YUS)
Sampai saat ini penelitian mengenai kanker sel induk terlalu lambat dilakukan, karena sel-sel tersebut sulit untuk mengidentifikasi dan mengisolasi tumor. Di masa lalu, para ilmuwan telah mencoba untuk menemukan kanker sel batang dalam sampel jaringan yang diambil dari pasien. Demikian dirilis Telegraph, Selasa (26/1).
Penelitian baru kali ini lebih melibatkan cara yang menggunakan penanda molekuler untuk mengidentifikasi kanker sel induk dan memelihara sel-sel di sebuah laboratorium. Peneliti menemukan, proporsi kanker sel induk dalam kanker usus yang berbeda sangat bervariasi, dengan tumor agresif yang berisiko tinggi.
Dr Trevor Yeung dari Oxford University menjelaskan, radioterapi dan kemoterapi bekerja melawan sel-sel dengan cepat. Tapi ada bukti yang meningkat bahwa kanker sel-sel induk lebih tahan dari sel-sel lain untuk perawatan ini. Kanker sel-sel induk yang belum dimusnahkan nantinya dapat kambuh menjadi kanker.
"Orang-orang beranggapan bahwa kanker sel-sel induk terdiri dari sebagian kecil sel dalam tumor, padahal hal ini tidak benar. Tumor yang paling agresif dapat memiliki sebagian besar sel, yakni kanker sel-sel induk," ujarnya. (YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
