Info Kesehatan
Manjakan Buah Hati dengan Pijat Tradisional
20/05/2012 05:50 | Kesehatan
Ingin memanjakan buah hati sekaligus membuatnya lebih sehat, pijat tradisional bisa jadi pilihan. Layanan jemput bola, dukun pijat datang langsung ke rumah si balita, menjadi keunggulan tersendiri.Berita Terpopuler
Tips
Cantik dengan Cara Mudah dan Murah
12/05/2012 15:01 | Kesehatan
Pakar kecantikan Amerika Serikat mengungkapkan kecantikan bisa didapatkan dengan cara yang mudah dan murah.Warga Bogor Diimbau Waspada Flu Burung
Andrizal
04/02/2010 02:13 | Flu Burung
Liputan6.com, Bogor: Triawan Elan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/2), meminta masyarakat mewaspadai penyebaran flu burung atau virus H5N1. Imbauan ini dilakukan karena penyebaran virus yang berasal dari unggas, biasanya terjadi pada musim penghujan seperti sekarang.
Triawan mengatakan, penyebaran virus H5N1 biasanya terjadi pada musim penghujan. Karena itu, masyarakat diminta waspada dan meningkatkan upaya pencegahan dengan menerapkan prosedur pencegahan flu burung. Imbauan ini disampaikannya sebagai antisipasi penyebaran flu burung di Kota Bogor. Karena beberapa saat lalu, puluhan ayam milik warga Ciparigi, Bogor, ditemukan mati mendadak.
"Kita belum menerima laporan apa penyebab kematian ayam tersebut. Tapi tetap kita berkoordinasi bersama Dinas Peternakan, untuk mencari tahu penyebabnya," ujar Triawan, seperti dilansir ANTARA. Triawan juga meminta warga yang mendapati ayamnya mati mendadak tidak memusnahkan dengan cara membuang ke kali, tapi harus dibakar.
Sedangkan District Surveillance Officer (DSO) Bidang Pencegahan Flu Burung Kota Bogor Dwi Sukamto mengatakan, penyebaran virus berasal dari unggas biasanya terjadi pada musim penghujan, yakni dari Desember, Januari, Februari hingga Maret. Penyebaran virus biasanya baru berkurang pada saat sudah mulai masuk musim kemarau. Hingga kini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya kasus flu burung.
Saat ini pihak Dinkes Kota Bogor terus berupaya melakukan sosialisasi pencegahan flu burung kepada masyarakat. Dari data Dinkes, pada 2009 terdapat empat kasus flu burung di Kota Bogor. Dua orang diduga (suspect) flu burung, dan dua orang lainnya meninggal dunia. Selain sosialisasi, pencegahan flu burung juga dilakukan dengan menggunakan Tamiflu. Kota Bogor mendapat 5.000 tablet Tamiflu yang sudah disebar di seluruh rumah sakit dan puskesmas di kota tersebut.
Sebelumnya Dinas Kesehatan kota Bandung mendapat bantuan dana dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar Rp 8,1 juta untuk program pencegahan. Program pencegahan flu burung tersebut akan dilaksanakan di enam kecamatan. Setiap kecamatan mendapat bantuan dana sebesar Rp 1,3 juta. Melalui bantuan dana ini pihak Dinkes akan melakukan sosialisasi setiap bulannya. Tepatnya, pada pekan ketiga dan keempat, di rumah sakit maupun puskesmas.(ARL/ANS)
Triawan mengatakan, penyebaran virus H5N1 biasanya terjadi pada musim penghujan. Karena itu, masyarakat diminta waspada dan meningkatkan upaya pencegahan dengan menerapkan prosedur pencegahan flu burung. Imbauan ini disampaikannya sebagai antisipasi penyebaran flu burung di Kota Bogor. Karena beberapa saat lalu, puluhan ayam milik warga Ciparigi, Bogor, ditemukan mati mendadak.
"Kita belum menerima laporan apa penyebab kematian ayam tersebut. Tapi tetap kita berkoordinasi bersama Dinas Peternakan, untuk mencari tahu penyebabnya," ujar Triawan, seperti dilansir ANTARA. Triawan juga meminta warga yang mendapati ayamnya mati mendadak tidak memusnahkan dengan cara membuang ke kali, tapi harus dibakar.
Sedangkan District Surveillance Officer (DSO) Bidang Pencegahan Flu Burung Kota Bogor Dwi Sukamto mengatakan, penyebaran virus berasal dari unggas biasanya terjadi pada musim penghujan, yakni dari Desember, Januari, Februari hingga Maret. Penyebaran virus biasanya baru berkurang pada saat sudah mulai masuk musim kemarau. Hingga kini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya kasus flu burung.
Saat ini pihak Dinkes Kota Bogor terus berupaya melakukan sosialisasi pencegahan flu burung kepada masyarakat. Dari data Dinkes, pada 2009 terdapat empat kasus flu burung di Kota Bogor. Dua orang diduga (suspect) flu burung, dan dua orang lainnya meninggal dunia. Selain sosialisasi, pencegahan flu burung juga dilakukan dengan menggunakan Tamiflu. Kota Bogor mendapat 5.000 tablet Tamiflu yang sudah disebar di seluruh rumah sakit dan puskesmas di kota tersebut.
Sebelumnya Dinas Kesehatan kota Bandung mendapat bantuan dana dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar Rp 8,1 juta untuk program pencegahan. Program pencegahan flu burung tersebut akan dilaksanakan di enam kecamatan. Setiap kecamatan mendapat bantuan dana sebesar Rp 1,3 juta. Melalui bantuan dana ini pihak Dinkes akan melakukan sosialisasi setiap bulannya. Tepatnya, pada pekan ketiga dan keempat, di rumah sakit maupun puskesmas.(ARL/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
