Info Kesehatan
Segelas Air Sebelum Makan Bantu Diet Anda
10/02/2012 | 22:11 | Info Kesehatan
Zat yang memiliki nol kalori dalam perut,akan membuat orang merasa lebih lengkap. Dampaknya mereka akan makan lebih sedikit kalori yang terkandung pada makanan yang dikonsumsi.Berita Terpopuler
Tips
Lakukan Ini Setelah Bangun Pagi
10/02/2012 | 19:33 | Tips
Bila pagi menyapa, segera dan jangan tunda untuk bangun. Jika menundanya, Anda akan semakin kehilangan semangat dan perasaan lemah menjadi awal hari Anda.Panjang Umur Dengan Pil Kontrasepsi
Restia Juwita
15/03/2010 14:15 | Kesehatan
Liputan6.com, London: Salah satu penelitian terbesar di dunia mengenai pil kontrasepsi menemukan bahwa bagi wanita yang telah lama mengkonsumsi pil tersebut dapat hidup lebih lama dan kecil kemungkinannya meninggal akibat apapun, termasuk kanker dan penyakit jantung.
Para peneliti di Inggris mengatakan penelitian mereka akan meyakinkan jutaan perempuan di seluruh dunia yang telah mengkonsumsi pil KB bahwa tidak ditemukan hubungan antara obat-obatan dan kenaikan jangka panjang resiko kematian lebih cepat. "Hasil studi ini sangat meyakinkan dan menyarankan bahwa dalam jangka panjang manfaat kesehatan pil kontrasepsi mengalahkan setiap risiko," kata Richard Anderson dari Edinburgh University.
Penelitian, yang diterbitkan dalam British Medical Journal pada Jumat (12/3), dilakukan pada 46.000 perempuan selama hampir 40 tahun, seperti dikutip Reuters, baru-baru ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, wanita yang menggunakan kontrasepsi oral memiliki tingkat lebih rendah kematian secara bermakna dari setiap penyebab, termasuk penyakit jantung dan semua kanker, dibandingkan dengan wanita yang belum pernah menggunakan itu.
Tetapi para ilmuwan mengatakan temuan mereka hanya dapat berlaku bagi wanita yang telah mengambil pil dari gaya lama, bukan jenis obat yang lebih baru, sejak studi dimulai tahun 1968. "Banyak perempuan, terutama mereka yang menggunakan generasi pertama kontrasepsi oral bertahun-tahun yang lalu, kemungkinan meyakini hasil kami," tulis Philip Hannaford dari Aberdeen University, yang memimpin penelitian.
Sekitar 12 juta wanita di Amerika Serikat dan beberapa 3 juta wanita di Inggris telah menggunakan pil kontrasepsi. Sebelumnya laporan dari studi yang sama atau dikenal sebagai Royal College of General Practitioners "Studi Kontrasepsi oral dan salah satu penyelidikan terbesar di dunia yang sedang berlangsung mengenai efek kesehatan kontrasepsi oral, menyarankan bahwa obat-obatan dapat meningkatkan risiko kematian, terutama pada wanita yang lebih tua atau mereka yang merokok.
Sementara data terbaru juga menunjukkan risiko yang sedikit lebih tinggi pada wanita dibawah umur 45 yang saat ini atau pengguna pil baru, para peneliti mengatakan efek wanita muda menghilang setelah sekitar 10 tahun dan manfaat wanita yang lebih tua lebih besar daripada risiko perempuan yang lebih muda. (RUT/ARI)
Para peneliti di Inggris mengatakan penelitian mereka akan meyakinkan jutaan perempuan di seluruh dunia yang telah mengkonsumsi pil KB bahwa tidak ditemukan hubungan antara obat-obatan dan kenaikan jangka panjang resiko kematian lebih cepat. "Hasil studi ini sangat meyakinkan dan menyarankan bahwa dalam jangka panjang manfaat kesehatan pil kontrasepsi mengalahkan setiap risiko," kata Richard Anderson dari Edinburgh University.
Penelitian, yang diterbitkan dalam British Medical Journal pada Jumat (12/3), dilakukan pada 46.000 perempuan selama hampir 40 tahun, seperti dikutip Reuters, baru-baru ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, wanita yang menggunakan kontrasepsi oral memiliki tingkat lebih rendah kematian secara bermakna dari setiap penyebab, termasuk penyakit jantung dan semua kanker, dibandingkan dengan wanita yang belum pernah menggunakan itu.
Tetapi para ilmuwan mengatakan temuan mereka hanya dapat berlaku bagi wanita yang telah mengambil pil dari gaya lama, bukan jenis obat yang lebih baru, sejak studi dimulai tahun 1968. "Banyak perempuan, terutama mereka yang menggunakan generasi pertama kontrasepsi oral bertahun-tahun yang lalu, kemungkinan meyakini hasil kami," tulis Philip Hannaford dari Aberdeen University, yang memimpin penelitian.
Sekitar 12 juta wanita di Amerika Serikat dan beberapa 3 juta wanita di Inggris telah menggunakan pil kontrasepsi. Sebelumnya laporan dari studi yang sama atau dikenal sebagai Royal College of General Practitioners "Studi Kontrasepsi oral dan salah satu penyelidikan terbesar di dunia yang sedang berlangsung mengenai efek kesehatan kontrasepsi oral, menyarankan bahwa obat-obatan dapat meningkatkan risiko kematian, terutama pada wanita yang lebih tua atau mereka yang merokok.
Sementara data terbaru juga menunjukkan risiko yang sedikit lebih tinggi pada wanita dibawah umur 45 yang saat ini atau pengguna pil baru, para peneliti mengatakan efek wanita muda menghilang setelah sekitar 10 tahun dan manfaat wanita yang lebih tua lebih besar daripada risiko perempuan yang lebih muda. (RUT/ARI)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
