Info Kesehatan
Segelas Air Sebelum Makan Bantu Diet Anda
10/02/2012 | 22:11 | Info Kesehatan
Zat yang memiliki nol kalori dalam perut,akan membuat orang merasa lebih lengkap. Dampaknya mereka akan makan lebih sedikit kalori yang terkandung pada makanan yang dikonsumsi.Berita Terpopuler
Tips
Lakukan Ini Setelah Bangun Pagi
10/02/2012 | 19:33 | Tips
Bila pagi menyapa, segera dan jangan tunda untuk bangun. Jika menundanya, Anda akan semakin kehilangan semangat dan perasaan lemah menjadi awal hari Anda.Kurang Tidur sebabkan Obesitas di Kalangan Remaja
Desliana Carolina
02/09/2010 16:38 | Info Kesehatan
Liputan6.com, Amerika: Remaja yang tidur kurang dari delapan jam cenderung memiliki kebiasaan makan makanan yang berlemak dan makanan yang berkalori tinggi. Hal ini menyebabkan obesitas pada remaja itu sendiri, menurut penelitian, yang diterbitkan dalam "Journal Sleep".
Pola makan yang tidak sehat ini dapat menjadi kebiasaan buruk yang akan mengakibatkan naiknya berat badan. Demikian diutarakan Susan Redline, direktur, penulis senior, dan profesor ahli obat tidur di Sekolah Medis Harvard - Boston, Rabu (1/9).
Dr.Redline dan rekan-rekannya berhasil menemukan bahwa 18 % dari remaja yang memiliki berat badan lebih cenderung mempunyai kebiasaan tidur kurang dari 8 jam jika dibandingkan dengan remaja yang memiliki berat normal.
Tidak cukup tidur mengurangi produksi hormon leptin dan ghrelin, yang menyebabkan seseorang merasa lapar dan mencari pengurang rasa lapar dengan camilan yang tinggi kalori. Hal ini juga yang mungkin dapat menjelaskan keterkaitan kurang tidur akan memberikan waktu luang untuk memakan camilan yang dapat menaikkan berat badan. Penelitian ini melibatkan 240 remaja antara usia 16 sampai 19 tahun, yang dilakukan dengan memasang monitor pada pergelangan tangan dan mendaftar makanan yang mereka makan selama 24 jam sebelumnya. (NH/ARI)
Pola makan yang tidak sehat ini dapat menjadi kebiasaan buruk yang akan mengakibatkan naiknya berat badan. Demikian diutarakan Susan Redline, direktur, penulis senior, dan profesor ahli obat tidur di Sekolah Medis Harvard - Boston, Rabu (1/9).
Dr.Redline dan rekan-rekannya berhasil menemukan bahwa 18 % dari remaja yang memiliki berat badan lebih cenderung mempunyai kebiasaan tidur kurang dari 8 jam jika dibandingkan dengan remaja yang memiliki berat normal.
Tidak cukup tidur mengurangi produksi hormon leptin dan ghrelin, yang menyebabkan seseorang merasa lapar dan mencari pengurang rasa lapar dengan camilan yang tinggi kalori. Hal ini juga yang mungkin dapat menjelaskan keterkaitan kurang tidur akan memberikan waktu luang untuk memakan camilan yang dapat menaikkan berat badan. Penelitian ini melibatkan 240 remaja antara usia 16 sampai 19 tahun, yang dilakukan dengan memasang monitor pada pergelangan tangan dan mendaftar makanan yang mereka makan selama 24 jam sebelumnya. (NH/ARI)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
