Sukses

Stoking Ketat Atasi Kebiasaan Mendengkur

Bagi yang memiliki kebiasaan mendengkur ketika tidur, coba kenakan stoking ketat setinggi paha pada siang hari. Hal ini dapat mencegah atau mengurangi dengkuran pada malam hari.

Liputan6.com, Washington DC: JIka Anda memiliki kebiasaan mendengkur ketika tidur, coba kenakan stoking ketat setinggi paha pada siang hari. Menurut para peneliti, hal ini dapat mencegah atau mengurangi dengkuran di malam hari.

Penelitian  terbaru yang dilakukan belum lama ini oleh para peneliti dari Universitas Brescia, Itali, menemukan fakta bahwa seseorang yang mengenakan stoking berukuran panjang hampir mencapai paha dapat mencegah terbentuknya thrombosis vena (DVT) yang mengatur aliran darah di bagian kaki.

Hal ini juga dapat membantu orang yang menderita kelainan ketika tidur, seperti sering mendengkur dan mengalami kesulitan bernapas saat tidur. Peneliti juga menemukan pasien yang menggunakan stoking setinggi paha selama sepekan dapat mencegah sepertiga dari masalah tidur yang mereka miliki.

Dr Stefania Redolfi, pemimpin penelitian, mengatakan, pasien dengan insufisiensi vena kronis kemudian mengenakan stoking ketat, maka tekanan dari stoking itu dapat mengurangi akumulasi cairan di kaki siang hari.

"Pada gilirannya akan mengurangi jumlah cairan yang mengalir ke bagian leher di malam hari, sehingga mengurangi jumlah gangguan pernapasan lebih dari sepertiganya," kata Redolfi.

Orang yang memiliki masalah tidur yang dikenal dengan apnea tidur obstruktif (OSA) biasanya sering terbangun pada malam hari, pada akhirnya menimbulkan rasa kantuk yang berlebihan.

Pada OSA, otot-otot dalam jalan napas melemah selama tidur. Ini menyebabkan mereka berhenti bernapas selama setidaknya sepuluh detik sebelum sinyal otak menyebabkan kontraksi otot untuk membuka kembali jalan napas.

Dalam penelitian ini, peneliti mempelajari 12 pasien dengan masalah pembuluh darah yang menyebabkan darah menggenang di kaki bagian bawah pada siang hari. Hal ini menyebabkan masalah tidur dipicu oleh kelebihan cairan yang mengalir ke leher di malam hari.

Pasien kemudian diminta untuk mengenakan stoking saat mereka bangun pagi sampai tidur selama sepekan. Dalam pekan berikutnya pasien diamati tanpa menggunakan stoking.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62 persen pengurangan perubahan volume cairan di kaki pada malam hari dan penurunan 36 persen dalam jumlah apnoeas per jam tidur. Temuan ini telah dipublikasikan dalam American Journal of Medicine Respiratory Critical Care.(IAN/medicmagic/TNT)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

    Video Terkini