Perawatan Gigi yang Aman untuk Ibu Hamil

Ibu hamil tidak boleh perawatan gigi? Dokter sebut itu mitos.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 08 Juni 2026, 10:00 WIB
Ibu hamil jalani perawatan gigi, boleh-boleh saja. credits: freepik

Liputan6.com, Jakarta - Ada yang mengatakan ibu hamil tidak boleh menjalani perawatan gigi. Drg Melissa Delania SpPros mengatakan itu adalah mitos. Ibu hamil boleh melakukan perawatan gigi.

"Perawatan gigi saat hamil paling aman di trimester kedua," tutur Dela ditemui dalam konferensi pers Berani Tampil bersama Satu Dental di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

Perawatan yang bisa dilakukan ibu hamil diantaranya tindakan sederhana seperti membersihkan karang gigi (scaling), menjaga kesehatan gusi, atau menambal gigi berlubang yang kecil.

"(Tindakan) yang nggak perlu sampai harus disuntik anestesi," tutur Dela.

Kondisi ideal justru ketika memeriksakan kesehatan gigi sebelum menjalani program kehamilan. Dengan begitu, berbagai masalah gigi dapat ditangani lebih awal sehingga tidak mengganggu selama masa kehamilan.

Dela mengatakan bahwa gigi berlubang itu suatu kondisi yang tidak muncul secara tiba-tiba. Kerusakan gigi umumnya telah berlangsung jauh sebelumnya, namun tidak ditangani sejak dini.

"Jadi masalah-masalah gigi itu udah diberesin dulu. Sehingga saat di tengah-tengah kehamilan itu udah tinggal maintenance aja. Nggak perlu ada treatment-treatment besar seperti cabut gigi segala macem," kata Dela.

Masalah yang cukup sering dialami ibu hamil adalah gusi berdarah dan gusi bengkak. Kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan hormon selama kehamilan yang membuat jaringan gusi menjadi lebih sensitif.

Karena itu, kebersihan gigi dan gusi perlu dijaga dengan baik selama masa kehamilan. Menyikat gigi secara teratur, membersihkan sela-sela gigi, dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi dapat membantu mencegah peradangan pada gusi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya