WHO: Masih Ada 657 Ribu Anak Indonesia Belum Pernah Divaksin

Angka ini turun dibandingkan sebelumnya pada 2024. Saat itu, jumlah anak yang belum pernah menerima satu pun dosis vaksin mencapai 748.000.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 23 Juli 2026, 08:00 WIB
Ilustrasi anak Indonesia. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin).

Liputan6.com, Jakarta - World Health Organization (WHO) mengungkapkan masih ada sekitar 657 ribu anak di Indonesia yang belum pernah menerima satu pun dosis vaksin pada 2025. Jumlah tersebut memang menurun dibandingkan 748 ribu anak pada 2024, tapi WHO menilai upaya menjangkau anak-anak yang belum mendapat imunisasi dasar perlu terus diperkuat.

“Masih terlalu banyak anak belum mendapatkan vaksin yang melindungi mereka dari penyakit-penyakit seperti campak, polio, dan radang paru-paru," kata Perwakilan WHO untuk Indonesia, Dr N. Paranietharan.

Maka dari itu, Paranietharan mendorong Indonesia agar semakin banyak anak-anak di Tanah Air menerima vaksin termasuk pada populasi yang belum cukup terlayani. "Bersama, kita dapat mencapai tujuan Agenda Imunisasi 2030 untuk tidak meninggalkan satu orang pun," pesannya.

Hal senada pun disampaikan perwakilan UNICEF Indonesia, Maniza Zaman. "Kita perlu melanjutkan serta mempercepat perkembangan baik ini sehingga setiap anak, termasuk yang saat ini belum dijangkau atau diimunisasi lengkap, bisa dijangkau dengan vaksin yang dapat menyelamatkan nyawa."

Di sisi lain, Paranietharan mengapreasiasi upaya Indonesia dalam meningkatkan cakupan dengan menyasar ke banyak anak-anak dengan vaksin-vaksin penyelamat nyawa. 

Merujuk 2025 WHO/UNICEF Estimates of National Immunization Coverage (WUENIC), Indonesia berhasil meningkatkan cakupan pemberian dosis ketiga vaksin untuk difteri, tetanus, dan pertusis (DTP3) serta dosis ketiga vaksin hepatitis B. Cakupan kedua vaksin ini meningkat dari 78% pada 2024 menjadi 82% pada 2025. Ini artinya pada 2025, lebih dari 3,6 juta anak di Indonesia menerima rangkaian lengkap vaksin-vaksin yang penting untuk melindungi mereka dari penyakit-penyakit serius tersebut.

 

 

4 Pesan WHO dan UNICEF untuk Meningkatkan Cakupan Imunisasi di Indonesia

Indonesia sudah membuat kemajuan dengan terus meningkatkan jumlah anak yang mendapatkan imunisasi. Supaya jangkauan makin luas ini pesan WHO dan UNICEF:

  • Menjangkau anak-anak yang belum diimunisasi, khususnya di komunitas-komunitas kurang terlayani dan sulit dijangkau.
  • Memperluas cakupan vaksin untuk mencegah penyakit-penyakit prioritas, seperti campak–rubela, polio, dan infeksi paru-paru
  • Memperkuat sistem imunisasi rutin dan pemantauan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Termasuk dengan data tingkat lokal untuk mengidentifikasi dan menjangkau anak-anak yang terlewatkan serta mempertahankan mutu layanan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya