Tips Jaga Kesehatan bagi Pasien Jantung, Tak Cuma Kelola Stres dan Atur Makan

Bukan cuma kelola stres atau atur pola makan, ini tips dari dosen FKUI agar pasien yang memiliki penyakit jantung kondisi kesehatannya terkontrol.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 23 Juli 2026, 17:30 WIB
Ilustrasi pasien jantung | unsplash.com/@alexacea

Liputan6.com, Jakarta - Pasien penyakit jantung tetap bisa menjaga kondisi kesehatan stabil dengan menjalankan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Jadi, bukan hanya mengelola stres atau mengatur pola makan saja. 

"Pola hidup. Ngomongin emosi, stres atau kecapekan itu kan sebenarnya bagian dari pola hidup," tutur dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr dr Susetyo Atmojo SpJP menjawab pertanyaan Kesehatan Liputan6.com.

Pertama, pasien jantung perlu pintar mengelola stres. "Selama kita hidup pasti akan ada stres. Yang penting bagaimana kita mengelolanya," kata Susetyo. 

Menurutnya, seseorang perlu memiliki cara yang sehat dalam menghadapi tekanan hidup. Misalnya dengan tidak mudah larut dalam stres, memiliki waktu untuk beristirahat, serta menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Kedua, pasien jantung juga perlu memastikan waktu tidur yang cukup. Ia menyarankan pasien tidur selama 6-8 jam setiap malam dengan kualitas tidur yang baik.

"Jam tidur 6-8 jam itu mandatori, dengan kualitas tidur yang baik, bukan hanya jamnya," pesan Susetyo dalam sesi Daewoong Indonesia Heart Talk pada Kamis (23/7/2026).dalam sesi Daewoong Indonesia Heart Talk pada Kamis (23/7/2026).

Bicara mengenai tidur, Susetyo mengatakan memastikan waktu tidur yang cukup. Ia menyarankan pasien tidur selama 6-8 jam setiap malam dengan kualitas tidur yang baik.

"Jam tidur 6-8 jam itu mandatori, dengan kualitas tidur yang baik, bukan hanya jamnya," saran dokter yang praktik di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta ini.

Ketiga, dari sisi pola makan, pasien jantung dianjurkan mengonsumsi makanan dengan komposisi gizi seimbang. Salah satu pola makan yang dapat dijadikan acuan adalah diet Mediterania yang kaya akan sayur, buah, biji-bijian utuh, ikan, kacang-kacangan, serta lemak sehat.

"Komposisi nutrisi atau komposisi makanan yang bagus, seperti mirip-mirip diet Mediterranean, itu juga merupakan bagian dari pola hidup," kata Susetyo.

Keempat, berhenti merokok. Sudah pasti diketahui pasien jantung bahwa merokok adalah aspek yang membahayakan kesehatan jantung.

Kelima, sehat psikologis. Kesehatan psikologis juga memegang peranan penting. Menurut Susetyo, hubungan yang harmonis dengan pasangan, kebahagiaan dalam kehidupan sehari-hari, hingga kualitas kehidupan seksual turut menjadi bagian dari gaya hidup yang dapat memengaruhi kesehatan jantung.

 

 

Modifikasi Gaya Hidup Menyeluruh

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Susetyo Atmojo beri tips agar pasien penyakit jantung kondisinya stabil.

Susetyo menekankan, modifikasi gaya hidup tidak bisa dilakukan hanya pada satu atau dua aspek. Menurutnya, menjaga kesehatan jantung membutuhkan perubahan gaya hidup secara menyeluruh.

"Lifestyle modification itu bukan hanya makan, bukan hanya olahraga, bukan hanya stop merokok. Tetapi secara keseluruhan dilihat juga bagaimana lingkungan kerja kita, bagaimana polusi udara di tempat kita, bagaimana kualitas tidur dan jam tidur kita," pungkasnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya