Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan bantuan senilai Rp 46 miliar untuk dua rumah sakit di Kabupaten Aceh Timur guna pemulihan fasilitas kesehatan yang terdampak banjir yang melanda wilayah itu pada November 2025.
Dua rumah sakit di Aceh Timur yang mendapatkan bantuan dana tersebut yakni RSUD dr Zubir Mahmud dan RSUD Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS).
Advertisement
"Kemenkes mengucurkan Rp46,7 miliar guna memulihkan dua rumah sakit di Kabupaten Aceh Timur yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir November 2025," kata Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky pada Kamis (20/8/2026).
Untuk RSUD dr Zubir Mahmud bakal mendapatkan kucuran dana Rp 32,7 miliar untuk bantuan alat kesehatan melalui program dukungan layanan kanker, jantung, stroke, uronefrologi (Ginjal), dan kesehatan ibu & anak. Bantuan tersebut disalurkan pada 2026 dan 2027.
Sedangkan RSUD Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS) Peureulak memperoleh alokasi hibah Rp 14 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi penggantian dan pengadaan alat kesehatan yang mengalami kerusakan akibat banjir.
"Anggaran dari Kemenkes tersebut untuk memulihkan pelayanan kesehatan pascabencana, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat terdampak, serta memperkuat kesiapsiagaan fasilitas kesehatan di Aceh Timur," kata Iskandar Usman Al-Farlaky mengutip Antara.
Kemenkes Tengah Petakan Kebutuhan Anggaran Tambahan
Selain dukungan untuk dua rumah sakit tersebut, Kementerian Kesehatan juga akan memetakan kebutuhan anggaran tambahan untuk penanganan, revitalisasi dan rehabilitasi sejumlah puskesmas terdampak bencana di Kabupaten Aceh Timur.
Iskandar Usman Al-Farlaky menyebutkan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga mengusulkan dukungan pembangunan laboratorium kesehatan. Usulan itu mendapat persetujuan Wakil Menteri Kesehatan untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
"Pembangunan laboratorium kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam mendukung pemeriksaan dan pelayanan medis di daerah," katanya.