Liputan6.com, Jakarta - Apple cider vinegar (ACV) atau cuka apel merupakan cuka yang dibuat melalui proses fermentasi apel yang dihancurkan dengan bantuan ragi dan gula. Cuka ini umum digunakan sebagai bahan makanan, seperti untuk saus salad, marinasi, dan acar.
Mengutip WebMD, Jumat (21/8/2026), cuka apel juga banyak digunakan sebagai pengobatan rumahan untuk membantu mengatasi sejumlah masalah pencernaan.
Advertisement
Sejumlah penelitian menunjukkan cuka apel berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk membantu mengontrol kadar gula darah dan mendukung penurunan berat badan. Cuka apel juga mengandung vitamin B dan antioksidan polifenol.
Meski demikian, sebagian penelitian mengenai manfaat cuka apel masih berskala kecil sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.
1. Membantu Menurunkan Gula Darah
Sejumlah penelitian kecil menemukan bahwa cuka apel dapat membantu menurunkan kadar gula darah, termasuk setelah makan. Namun, besarnya efek dan manfaat jangka panjangnya masih perlu diteliti lebih lanjut.
2. Membantu Menurunkan Berat Badan
Cuka apel juga populer sebagai bagian dari upaya menurunkan berat badan.
Salah satu penelitian terhadap 39 orang menunjukkan bahwa konsumsi 1–2 sendok makan cuka apel setiap hari selama 12 minggu, bersamaan dengan diet rendah kalori, dapat membantu peserta kehilangan berat badan beberapa kilogram lebih banyak.
Namun, penelitian tersebut memiliki jumlah peserta yang kecil, berlangsung dalam waktu relatif singkat, dan memiliki sejumlah keterbatasan. Karena itu, hasilnya belum cukup untuk membuktikan bahwa cuka apel efektif menurunkan berat badan.
3. Berpotensi Menurunkan Kolesterol
Cuka apel juga berpotensi memberikan manfaat terhadap kadar kolesterol.
Penelitian yang sama menemukan adanya penurunan kolesterol total, peningkatan kolesterol HDL atau kolesterol baik, serta penurunan kadar trigliserida dalam darah.
Meski demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hubungan antara konsumsi cuka apel dan perubahan kadar kolesterol tersebut.
Perhatikan Cara Mengonsumsi Cuka Apel
Meski memiliki sejumlah potensi manfaat, cuka apel memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi.
Mengonsumsi cuka apel secara langsung atau dalam jumlah berlebihan dapat mengiritasi kerongkongan dan merusak enamel gigi. Karena itu, jika hendak diminum, cuka apel sebaiknya diencerkan terlebih dahulu.
Inovasi Cuka Apel dalam Produk K-Wellness
Pemanfaatan cuka apel juga menjadi bagian dari inovasi produk K-Wellness dari Korea Selatan. Founder dan CEO Brand Ohneul, Sehyun Ju, mengatakan bahwa cuka apel dapat membantu mengontrol respons tubuh setelah mengonsumsi makanan.
Hal tersebut disampaikannya dalam presentasi peluncuran produk suplemen jeli pada acara Ohneul Media Gathering di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
"Apple cider vinegar diketahui bisa dukung pencernaan dan membantu mengontrol gula darah setelah makan," ujar Ju.
Menurut Ju, konsumsi cuka apel setelah makan juga dapat membantu menekan sugar crash, yakni kondisi ketika seseorang tiba-tiba merasa lemas atau mengantuk setelah makan yang berkaitan dengan perubahan kadar gula darah.
Selain itu, ia menilai cuka apel dapat membantu meredam sugar cravings atau dorongan untuk terus mengonsumsi makanan manis.
"Mengonsumsi produk ini (dengan kandungan cuka apel) setelah makan bisa menurunkan sugar cravings, sugar crash, serta membantu regulasi pencernaan dan gula darah," pungkasnya.