Liputan6.com, Jakarta - Lebih dari 10.000 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di lima kota diajak merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan bermain dan bergerak aktif.
Kegiatan ini digelar melalui Gerak Cermat di Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Kabupaten Malang. Anak-anak mengikuti senam kreatif dan berbagai permainan edukatif yang memadukan aktivitas fisik dengan proses belajar.
Advertisement
Aktivitas fisik penting bagi tumbuh kembang anak usia dini. World Health Organization (WHO) merekomendasikan anak usia 1–4 tahun melakukan sedikitnya 180 menit aktivitas fisik setiap hari. Untuk anak usia 3–4 tahun, setidaknya 60 menit di antaranya dianjurkan berupa aktivitas dengan intensitas sedang hingga berat.
Aktivitas tersebut tidak harus berupa olahraga formal. Anak dapat tetap aktif melalui permainan, menari, berlari, melompat, atau kegiatan lain yang membuat mereka bergerak sambil bersenang-senang.
Belajar Sambil Bermain
Melalui Gerak Cermat, anak-anak tidak hanya diajak aktif secara fisik, tapi juga dilatih untuk mengembangkan kemampuan motorik, konsentrasi, kerja sama, dan rasa percaya diri.
Senior Brand Manager Frisian Flag Indonesia (FFI), Eviana, mengatakan, kesempatan bergerak aktif perlu diberikan kepada anak sejak usia dini. "Waktu belajar terbaik anak-anak adalah saat mereka bermain. Melalui Gerak Cermat Frisian Flag, kami ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengajak orang tua dan guru membangun kebiasaan bergerak aktif sejak dini," ujarnya.
Aktivitas fisik juga perlu berjalan beriringan dengan pola makan bergizi seimbang. Hasil South East Asian Nutrition Surveys II (SEANUTS II) yang diprakarsai FrieslandCampina menunjukkan pemenuhan sejumlah zat gizi penting pada anak Indonesia masih menjadi tantangan.
Karena itu, orang tua dan pendidik perlu membangun kebiasaan sehat secara menyeluruh, mulai dari memberikan kesempatan anak aktif bergerak hingga memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi.
Menurut Eviana, tumbuh kembang anak yang optimal tidak hanya bergantung pada pemenuhan nutrisi. Anak juga membutuhkan kesempatan untuk aktif bergerak setiap hari.
"Bersama pemenuhan nutrisi yang tepat, kebiasaan sederhana ini menjadi bekal penting agar anak tumbuh sehat, percaya diri, dan siap belajar," tambahnya.
Bukan Sekadar Lomba
Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T., yang mengapresiasi kegiatan ini mengatakan bahwa Gerak Cermat tidak hanya menghadirkan kesenangan bagi anak, tapi juga menjadi bagian dari pembentukan kebiasaan sehat sejak dini.
Iswar berharap kebiasaan hidup sehat yang diperkenalkan sejak PAUD dapat terus terbawa hingga anak dewasa.
Rangkaian Gerak Cermat dimulai di Semarang dan akan berlanjut ke Solo, Yogyakarta, Surabaya, serta Kabupaten Malang. Secara total, kegiatan ini melibatkan lebih dari 10.000 anak PAUD di lima kota.