Laporan Liputan6.com dari Malaysia: Penampakan Rumah Sakit Rasa Hotel untuk Anak di KL

Mengintip rumah sakit anak di Kuala Lumpur yang punya suasana bak hotel dan layanan medis lengkap.

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Suasana Children’s Tower Sunway Medical Centre di Kuala Lumpur, Malaysia. Rumah sakit anak ini dirancang dengan nuansa pastel dan fasilitas nyaman yang membuat suasananya terasa seperti hotel. (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Perempuan berambut pirang dengan balutan outfit bernuansa pastel menyambut kedatangan lima jurnalis dari Jakarta, Medan, dan Surabaya. "Welcome to Children’s Tower Sunway Medical Centre," ujarnya.

Nuansa pastel mendominasi Children’s Tower. Perpaduan hijau tua, kuning, putih, dan hijau muda berpadu dengan dinding abu-abu serta sofa bernuansa cokelat.

Sekilas, suasananya lebih menyerupai hotel daripada fasilitas perawatan anak. Bahkan, tempat ini tampak seperti lokasi yang membuat banyak orang tua ingin mengajak anaknya staycation.

Suasana Children’s Tower Sunway Medical Centre di Kuala Lumpur, Malaysia. Rumah sakit anak ini dirancang dengan nuansa pastel dan fasilitas nyaman yang membuat suasananya terasa seperti hotel. (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Jurnalis Liputan6.com, Aditya Eka Prawira, dan rombongan diajak melihat salah satu ruang perawatan. Suasananya pun tak kalah nyaman. Kamar tersebut memiliki pemandangan langsung ke area taman hiburan Sunway Lagoon.

Pemandangan itu kemudian memunculkan dua kemungkinan. Bagi sebagian orang tua, view tersebut bisa menjadi penyemangat bagi anak yang sedang menjalani perawatan. Misalnya dengan mengatakan,"Makanya makan obat yang benar, biar cepat sembuh, biar bisa main ke sana."

Namun, bisa saja terjadi sebaliknya. Alih-alih ingin cepat pulang, anak justru merasa nyaman dan betah sehingga tidak ingin meninggalkan rumah sakit.

Salah satu ruang perawatan anak di Sunway Medical Centre, Kuala Lumpur. Kamar yang nyaman dengan pemandangan Sunway Lagoon membuat pengalaman menjalani perawatan terasa berbeda. (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)
Salah satu ruang perawatan anak di Sunway Medical Centre, Kuala Lumpur. Kamar yang nyaman dengan pemandangan Sunway Lagoon membuat pengalaman menjalani perawatan terasa berbeda. (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)
Salah satu ruang perawatan anak di Sunway Medical Centre, Kuala Lumpur. Kamar yang nyaman dengan pemandangan Sunway Lagoon membuat pengalaman menjalani perawatan terasa berbeda. (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)
Salah satu ruang perawatan anak di Sunway Medical Centre, Kuala Lumpur. Kamar yang nyaman dengan pemandangan Sunway Lagoon membuat pengalaman menjalani perawatan terasa berbeda. (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Terlepas dari suasana yang nyaman tersebut, tempat ini tetap merupakan fasilitas kesehatan yang menangani pasien anak dengan berbagai kondisi medis, mulai dari kelainan bawaan, obstruksi, hingga kasus kompleks.

Di salah satu sisi dinding, terpampang foto dan nama 56 tenaga kesehatan yang terdiri dari tim medis, tim bedah, serta tim pendukung.

"Mereka inilah para 'pahlawan' di balik semua layanan anak di rumah sakit ini," kata General Manager Women & Children Service Sunway Medical Centre, Sunway City, Kuala Lumpur, Dr Ng Lee Li, saat Introducing of Children’s Services and Tour of Children’s Tower di lantai 2, Tower F pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Menurut Ng, jumlah dokter yang menangani layanan anak terus bertambah. Saat ini, Sunway Medical Centre memiliki 56 dokter, termasuk 28 dokter subspesialis pediatri. "Setiap tahun kami memiliki tambahan dua atau tiga dokter dalam tim," ujarnya.

Layanan Anak yang Terintegrasi

Suasana Children’s Tower Sunway Medical Centre di Kuala Lumpur, Malaysia. Rumah sakit anak ini dirancang dengan nuansa pastel dan fasilitas nyaman yang membuat suasananya terasa seperti hotel. (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Sebelum mengunjungi Children’s Tower, saya dan rombongan diajak melihat Pediatric Intensive Care Unit (PICU) atau ICU anak yang berada di lantai dasar.

Di fasilitas tersebut, kami melihat secara langsung area perawatan intensif bagi pasien anak. Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah family-centered care atau pelayanan yang berpusat pada keluarga.

Konsep ini memungkinkan orang tua tetap berada bersama anak selama menjalani perawatan di ICU. Dengan demikian, kebutuhan pasien sekaligus keluarganya dapat diperhatikan oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter dan perawat.

"Yang pertama adalah pelayanan yang berpusat pada keluarga atau family-centered care," ujar Ng.

Selain PICU, Sunway Medical Centre memiliki sejumlah layanan khusus anak, mulai dari unit gawat darurat anak, Neonatal Intensive Care Unit (NICU), kardiologi anak, hemato-onkologi, hingga layanan tumbuh kembang.

IGD Anak Dibagi Berdasarkan Tingkat Keparahan

Layanan gawat darurat anak di Sunway Medical Centre terbagi dalam beberapa zona berdasarkan tingkat keparahan kondisi pasien.

Pasien dengan kondisi yang tidak terlalu serius akan ditempatkan di zona hijau. Mereka ditangani oleh dokter yang juga memberikan layanan klinik rawat jalan.

Sementara pasien dengan kondisi lebih serius dan membutuhkan penanganan lebih cepat masuk ke zona kuning.

Adapun pasien yang berada dalam kondisi sangat kritis, termasuk pasien rujukan dari ICU atau rumah sakit lain dalam keadaan darurat, langsung dibawa ke zona merah agar intervensi medis dapat dilakukan segera.

Konsep warna juga terlihat pada desain Children’s Tower. Menurut Ng, warna pastel dipilih karena memberikan kesan lembut dan menenangkan bagi anak.

Warna tersebut diharapkan menciptakan suasana yang lebih nyaman, manis, sekaligus ceria bagi anak-anak selama menjalani perawatan.

PICU Tangani Sekitar 751 Anak per Tahun

General Manager Women & Children Service Sunway Medical Centre, Sunway City, Kuala Lumpur, Dr Ng Lee Li (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Untuk PICU, Sunway Medical Centre memiliki tiga dokter intensivis anak yang bekerja penuh waktu selama 24 jam. Fasilitas tersebut memiliki 17 tempat tidur dan menangani sekitar 751 pasien anak setiap tahun.

Layanan ini didukung tim multidisiplin yang terdiri dari 28 subspesialis pediatri. Kasus yang ditangani cukup kompleks, mulai dari meningitis, ensefalitis, radiologi intervensi, kasus bedah kompleks, hingga transplantasi sumsum tulang.

"Kami memiliki tiga dokter intensivis anak penuh waktu yang bekerja 24 jam untuk merawat seluruh pasien dengan kondisi kritis," kata Ng.

Sunway Medical Centre juga memiliki NICU yang diperuntukkan bagi bayi prematur maupun bayi yang lahir dari kehamilan berisiko tinggi.

Layanan tersebut didukung tiga neonatolog penuh waktu. Keberadaan NICU juga melengkapi layanan ibu dan anak, mengingat Sunway memiliki pusat fertilitas serta layanan kehamilan berisiko tinggi.

Anak dari Indonesia Datang untuk Berobat

Dokter di Children Service Sunway Medical Centre, Sunway City, Kuala Lumpur (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Kardiologi anak menjadi salah satu layanan yang juga banyak menangani pasien internasional. Ng mengatakan sejumlah anak dari negara seperti Indonesia dan Kamboja datang ke Sunway Medical Centre untuk mendapatkan penanganan penyakit jantung bawaan maupun kondisi jantung kompleks.

Saat ini, layanan tersebut didukung empat dokter kardiologi anak dan dua dokter bedah kardiotoraks anak. "Kami memiliki banyak anak dari negara internasional seperti Indonesia dan Kamboja yang datang untuk berkonsultasi mengenai penyakit jantung bawaan," ujarnya.

Salah satu pasien yang pernah ditangani adalah bayi asal Indonesia berinisial 'K'. Dia datang dengan kondisi jantung yang sangat langka.

Karena kondisinya tidak memungkinkan untuk dibawa ke ruang operasi, tim medis melakukan prosedur balloon atrial septoplasty langsung di ICU.

Kasus tersebut menunjukkan bagaimana penanganan pasien anak dengan kondisi kritis membutuhkan kolaborasi berbagai disiplin dan kemampuan melakukan tindakan di luar prosedur standar.

Tangani Kasus Anak yang Kompleks

Suasana Children’s Tower Sunway Medical Centre di Kuala Lumpur, Malaysia. Rumah sakit anak ini dirancang dengan nuansa pastel dan fasilitas nyaman yang membuat suasananya terasa seperti hotel. (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com)

Kemampuan menangani kasus kompleks juga terlihat dari sejumlah prosedur yang telah dilakukan tim Sunway Medical Centre.

Rumah sakit tersebut, antara lain, telah melakukan operasi robotik pada anak dengan ureteropelvic junction obstruction (UPJ obstruction). Dalam satu periode, tiga kasus ditangani dengan dukungan tim dari Apollo Children’s Hospital.

Tim juga melakukan anoplasti pada bayi berusia kurang dari lima hari yang lahir tanpa anus. Karena bayi tidak dapat buang air besar, operasi dilakukan di NICU dan berhasil.

Ada pula kasus bayi yang sebelumnya direncanakan menjalani trakeostomi permanen karena mengalami gangguan pernapasan.

Namun, setelah diperiksa di Sunway Medical Centre, dokter menemukan bahwa anak tersebut juga memiliki kelainan jantung. Setelah menjalani operasi jantung, kebutuhan terhadap trakeostomi permanen dan dukungan pernapasan jangka panjang dapat dihindari.

"Anak tersebut sekarang sudah sehat, tumbuh dengan baik, dan bahagia," ujar Ng.

Menurutnya, kemampuan menangani kasus kompleks tersebut tidak terlepas dari keberadaan banyak konsultan dengan berbagai keahlian yang bekerja dalam satu tim.

"Kami dapat menangani banyak kasus kompleks karena memiliki banyak konsultan yang bekerja sebagai satu tim," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya