Diagnosis Kanker Langka Tak Mudah, Ini Tantangan yang Dihadapi

Kanker langka jumlah kasusnya sedikit membuat diagnosis serta pengobatannya menantang.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 09 Oktober 2026, 14:00 WIB
Ilustrasi Kanker Langka (Foto: National Cancer Institute/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Kanker langka jumlah kasusnya memang sedikit tapi menimbulkan tantangan besar dalam proses diagnosis serta pengobatannya.

Proses diagnosis kanker langka bisa memakan waktu lebih lama dari kanker biasa. Menurut laman Cancer Research UK, hal ini dapat disebabkan oleh:

  • gejala yang muncul mungkin tidak lazim dan lebih sulit dikenali dibandingkan dengan jenis kanker yang lebih umum.
  • diperlukan lebih banyak pemeriksaan untuk mengetahui jenis kankernya.
  • dokter mungkin perlu meminta pendapat atau saran dari dokter lain.

Sebuah tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam jurnal Pathology pada Februari 2026 menemukan bahwa lima studi yang ditinjau melaporkan perbedaan signifikan antara diagnosis awal dan pendapat kedua dari dokter ahli pada lebih dari 20 persen kasus sarkoma yang diteliti.

Perbedaan tersebut berdampak langsung terhadap penanganan maupun prognosis pasien.

Maka dari itu, penilaian dokter dengan pengalaman khusus dalam menangani kanker langka adalah hal penting. Termasuk untuk memastikan subtipe tumor dan menentukan pendekatan pengobatan yang sesuai.

Kolaborasi dari para pakar dapat membantu menegakkan diagnosis dan merumuskan pendekatan yang tepat. 

"Dengan menyatukan para spesialis kanker langka, kami dapat memanfaatkan pengalaman kolektif serta jejaring multidisiplin yang luas untuk membantu menegakkan diagnosis dan merumuskan pendekatan terapi yang tepat. Dengan begitu, pasien menyadari bahwa mereka tidak berjuang sendirian," tutur konsultan onkologis medis senior di OncoCare, dokter Kevin Tan.

 

Apa Itu Kanker Langka?

 

Kanker langka adalah jenis kanker yang jarang ditemukan dan sering sulit dikenali sejak awal. Suatu jenis kanker tergolong langka jika kurang dari 6 dari 100.000 orang didiagnosis mengidapnya setiap tahun.

Beberapa contoh kanker langka diantaranya keganasan hematologi (haematologic malignancies) dan limfoma, sarkoma, kanker kulit yang jarang terjadi, tumor neuroendokrin (neuroendocrine tumours/NET).

Penanganan berbagai jenis kanker tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan layanan onkologi. Pada 30 September 2026, bertepatan dengan Hari Kanker Langka (Rare Cancer Day), Tamarind Health meluncurkan Rare Cancer Centre yang menghimpun dokter spesialis onkologi dengan pengalaman menangani kanker langka dan kompleks.

“Rare Cancer Centre mencerminkan tujuan Tamarind Health didirikan, yaitu menghimpun keahlian spesialis dari seluruh jaringan kami untuk menjawab kebutuhan pasien," kata Group CEO Tamarind Health, Lim Eng Seng.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya