Liputan6.com, Jakarta - Kontak skin to skin atau kulit ke kulit antara bayi baru lahir dan ibu sudah lama dikenal sebagai praktik yang bermanfaat. Namun, bukan hanya ibu yang dapat melakukannya. Ayah juga bisa menerapkan metode ini untuk membangun kedekatan dengan bayi sejak awal kehidupan.
Mengutip The Conversation pada Kamis (15/10/2026), kontak kulit ke kulit dikenal sebagai kangaroo care atau perawatan metode kanguru. Praktik ini dilakukan dengan meletakkan bayi secara langsung di dada orang tua untuk memberikan kehangatan dan rasa aman.
Advertisement
Metode ini telah lama dianjurkan bagi ibu karena dapat membantu membangun ikatan dengan bayi dan mendukung proses menyusui. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kontak kulit ke kulit juga memberikan manfaat bagi ayah dan pengasuh lainnya.
Membantu Mengurangi Stres dan Membangun Ikatan
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kontak kulit ke kulit dapat membantu ayah mengurangi stres dan membangun kedekatan dengan bayi.
Salah satu penelitian yang mengukur kadar kortisol, yaitu hormon yang berkaitan dengan respons stres, serta tekanan darah pada ayah baru menemukan penurunan respons stres fisiologis setelah mereka pertama kali menggendong bayi dengan kontak kulit ke kulit.
Penelitian lain di Taiwan juga menemukan bahwa praktik ini dapat mendukung pola asuh dan keterikatan ayah dengan bayi baru lahir. Kontak langsung tersebut mendorong ayah untuk lebih banyak menyentuh, berbicara, mengamati, dan merawat bayinya.
Bersama Qiuxia Dong dari University of South Australia, penulis kajian tentang pengalaman ayah yang memiliki bayi di unit perawatan intensif neonatal (neonatal intensive care unit/NICU) juga menyoroti manfaat kangaroo care.
Praktik ini dapat membantu ayah membangun kedekatan dengan bayi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri mereka dalam menjalankan peran sebagai orang tua.
Salah satu ayah yang diwawancarai dalam penelitian tersebut mengungkapkan bahwa kontak kulit ke kulit membuatnya merasa lebih tenang setelah menghadapi tekanan. Ia menggambarkan momen itu sebagai kesempatan untuk beristirahat sejenak, menggendong bayi, dan mengurangi stres.
Memberi Ayah Kesempatan Terlibat Sejak Awal
Kehadiran bayi baru lahir terkadang membuat ayah merasa hanya berperan sebagai pendamping, sementara perhatian lebih banyak tertuju pada ibu dan bayi. Padahal, kangaroo care dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong ayah terlibat dalam pengasuhan sejak awal.
Praktik ini juga dapat menjadi pilihan ketika ibu belum memungkinkan melakukan kontak langsung dengan bayi, misalnya setelah menjalani persalinan sesar dan masih membutuhkan penanganan medis.
Dalam situasi tersebut, ayah dapat mengambil peran melalui kontak kulit ke kulit, dengan tetap memperhatikan kondisi bayi dan mengikuti arahan tenaga kesehatan.
Meski memiliki manfaat, penerapan kangaroo care juga menghadapi tantangan. Sebagian ayah kesulitan meluangkan waktu karena harus membagi perhatian antara pekerjaan dan tanggung jawab lainnya.
Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami pengalaman ayah dari berbagai latar belakang serta pengasuh lainnya dalam menerapkan metode ini.
Secara keseluruhan, kontak kulit ke kulit dapat menjadi cara sederhana untuk membantu orang tua membangun kedekatan dengan bayi. Terutama dalam situasi menantang, seperti ketika bayi harus menjalani perawatan intensif neonatal, kangaroo care dapat menjadi bentuk kasih sayang yang disampaikan tanpa kata-kata.