Liputan6.com, Jakarta - Bayi kembar siam dempet perut dan tulang ischium (bagian dari panggul) berinisial NA 1 dan NA 2 berhasil dipisahkan lewat operasi 36 jam di RSUPN Cipto Mangunkusomo (RSCM) Jakarta pada 15-16 September 2026. Sebulan pasca operasi pemisahan, kedua bayi masih berada menjalani perawatan di rumah sakit tersebut dengan kondisi stabil.
"Alhamdulillah hari ini sangat stabil," kata Ketua Tim,Prof Dr dr RA Setyo Handryastuti SpA Subsp. Neuro, dalam konferensi pers di RSCM Kiara Jakarta pada Senin (19/10/2026).
Advertisement
Prof Handry mengungkapkan bahwa usai operasi pemisahan, kedua bayi berusia setahun itu dirawat di ruang pediatric intensive care unit (PICU). Saat ini operasi perawatan luka masih berlangsung. Namun, anak sudah tidak demam dan bisa minum langsung dari mulut.
Karena kondisi sudah stabil, pada Senin, 19 Oktober 2026, bayi NA 1 dan NA 2 sudah bisa menjalani perawatan di ruang perawatan biasa.
Para dokter akan terus memantau kondisi anak. Termasuk memantau pertumbuhan dan perkembangan termasuk melibatkan tim dokter dari rehabilitasi medik.
Setelah operasi pertama, beberapa waktu ke depan nanti masih ada beberapa step tindakan lagi agar NA 1 dan NA 2 bisa menjalani kehidupan berkualitas seoptimal mungkin.
"Selanjutnya tentu ada operasi-operasi lanjutan untuk meyakinkan bahwa anak NA1 dan NA2 ini bisa berperan sebagai seorang anak yang seoptimal mungkin," tutupnya.
Operasi Pemisahan pada September 2026
Sebelumnya, tim dokter RSCM melakukan perasi kompleks pemisahan bayi kembar pada 15-16 September 2026. 14 dokter yang terdiri dari dokter bedah anak, bedah plastik, urologi, ortopedi, anestesi hingga gastrohepatologi.
Prof Handry mengatakan bahwa pada bayi kembar ini memiliki organ yang terpisah yakni jantung, paru, lambung, usus halus, pembuluh besar di perut, ginjal, kantung kemih dan tulang belakang.
"Tapi ada sebagian organ menyatu seperti sebagian hati, pembuluh darah di hati, usus besar, lalu hanya ada satu anus berfungsi, dan dinding perut bagian depan menyatu," katanya.
Pada bayi NA 1 operasi berjalan sekitar 29 jam. Sementara NA 2 operasi sekitar 23 jam. Bila ditambah dengan persiapan operasi dan pasca operasi total durasi 36 jam.
"Jadi, ini adalah operasi pemisahan kembar siam terlama yang pernah RSCM lakukan," kata Prof Handry.
Dokter bedah anak dokter Riana Pauline Tamba mengungkapkan salah satu tantangan adalah area perut. Lalu, kompleksitas juga saat memisahkan saluran kencing organ kelamin juga bersatu.