Momen ENHYPEN Bertemu Dirjen WHO, Bahas Kampanye Donor Darah

ENHYPEN bersama WHO mengajak penggemar berpartisipasi secara sukarela untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya donor darah.

oleh Kanaya Nanda PutriDiterbitkan 23 Oktober 2026, 19:42 WIB
Pertemuan grup K-pop ENHYPEN dengan Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menjadi momen diskusi upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam donor darah. (Foto: BELIFT LAB)

 

Liputan6.com, Jakarta - Grup K-pop ENHYPEN bertemu dengan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, di kantor pusat HYBE di Seoul, Korea Selatan. Pertemuan pada Kamis, 22 Oktober 2026 itu membahas upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam donor darah melalui kampanye yang melibatkan musik dan komunitas penggemar.

Dikutip dari The Chosun Daily, Jumat (23/10/2026), pertemuan itu turut dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea Selatan serta Palang Merah Korea. Diskusi berfokus pada pengalaman ENHYPEN dalam mengajak penggemar berpartisipasi secara sukarela serta cara meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah.

Tedros mengapresiasi keterlibatan para anggota ENHYPEN yang tidak hanya mengajak masyarakat untuk mendonorkan darah, tetapi juga berpartisipasi langsung dalam kegiatan tersebut.

“Darah adalah hadiah berharga yang bisa diberikan, seperti hadiah kehidupan,” ujar Tedros.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya terhadap para anggota ENHYPEN yang bekerja sama dengan WHO untuk mendorong donor darah dan membantu menyelamatkan banyak nyawa.

Kampanye Donor Darah Dimulai di Korea Selatan

Keterlibatan ENHYPEN dalam kampanye donor darah telah dimulai sebelum pertemuan tersebut. Pada Januari 2026, agensi mereka, Belift Lab, bekerja sama dengan layanan donor darah Palang Merah Korea untuk mendorong kampanye donor darah, termasuk di kalangan penggemar muda. Dimulainya kampanye ini bertepatan dengan perilisan mini album ke-7 ENHYPEN.

Kampanye tersebut memanfaatkan kegiatan daring dan luring untuk menjangkau masyarakat. Penggemar diajak berpartisipasi dalam donor darah, sementara sejumlah kegiatan promosi diselenggarakan untuk memperluas jangkauan pesan kesehatan tersebut.

Menurut laporan, kampanye di Korea Selatan pada pertengahan menuju akhir Januari melibatkan 7.730 pendonor.

Sebanyak 1.031 di antaranya merupakan pendonor pertama kali, sehingga jumlah tersebut dilaporkan meningkat sekitar 19 kali dibandingkan periode sebelum kampanye dimulai.

Dengan catatan, angka ini merupakan hasil kampanye di Korea Selatan, bukan jumlah peserta dari seluruh negara.

Pada Juni 2026, ENHYPEN kemudian bekerja sama dengan WHO dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni.

Kampanye tersebut menyerukan penggemar dan generasi muda untuk memahami pentingnya ketersediaan darah yang aman serta mempertimbangkan donor darah jika memenuhi persyaratan.

Kenapa Memilih ENHYPEN?

Menurut Tedros, ENHYPEN dapat menggerakkan semangat dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman kaum muda terhadap banyaknya isu kesehatan. ENHYPEN beserta klub penggemarnya, ENGENE, dinilai Tedros dapat membawa kekuatan besar di kalangan dunia.

“Kampanye sebelumnya menjangkau jutaan orang dan meraih kesuksesan besar. ENHYPEN dan ENGENE punya kekuatan nyata untuk memengaruhi dunia. Saya pun merupakan penggemar kalian,” tutur Tedros ditutup dengan akuannya sebagai salah satu pengagum boy group berjumlah 6 anggota itu.

Disambut hangat oleh para anggota, ENHYPEN mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi ENGENE untuk menjadi bagian dalam menciptakan perubahan yang bermakna.

“Kami mulai kampanye ini dengan harapan agar mereka yang mendukung kami turut bergabung, dan kami bersyukur karena para ENGENE di seluruh dunia ikut berpartisipasi. Kami ingin terus menciptakan perubahan yang bermakna bersama para penggemar kami,” tulis ENHYPEN menanggapi.

Senada dengan tanggapan perwakilan agensi Belift Lab, Kim Tae-ho, yang menyebut bahwa artisnya memiliki tekad kuat untuk berproses dalam perubahan positif.

Demi pergerakkan dunia yang lebih baik, katanya, para member dan agensi akan terus mengeksplorasi berbagai hal yang dapat bermanfaat bagi banyak kalangan.

“ENHYPEN ini memiliki tekad kuat untuk membawa perubahan positif bagi dunia. Kami akan terus mengeksplorasi apa yang bisa kami lakukan bersama demi dunia yang lebih baik,” kata Tae-ho.

Mengapa Donor Darah Penting?

Transfusi darah mengantongi berbagai manfaat yang dapat menyelamatkan hidup banyak orang, di antaranya nyawa perempuan yang mengalami komplikasi persalinan, anak dengan anemia berat, korban kecelakaan, serta pasien yang menjalani operasi atau pengobatan penyakit serius.

Namun, akses terhadap darah yang aman masih belum merata di seluruh dunia. Pasien di negara berpenghasilan rendah menghadapi tantangan terbesar dalam mendapatkannya.

Maka dari itu, WHO mendorong ketersediaan pasokan darah yang aman dan berkelanjutan melalui donor sukarela tanpa imbalan, melalui kiat mengajak generasi muda menjadi pendonor rutin. Hal ini menjadi penting karena darah dan komponennya memiliki masa simpan terbatas.

Pertemuan di kantor pusat HYBE itu mencerminkan kerja sama kemanusiaan melalui kampanye donor darah bersama dan peluang untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap donor darah serta isu kesehatan lainnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya