Kolom Pakar: Tiga "Si" dan Empat "As" dalam Wisuda YARSI

Universitas YARSI mewisuda 322 lulusan. Sandiaga Uno berpesan tentang kompetensi, karakter, dan empati.

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 25 Oktober 2026, 07:00 WIB
Direktur Pascasarjana Universitas YARSI Prof. Tjandra Yoga Aditama menyampaikan lima pesan Sandiaga Uno kepada wisudawan, mulai dari kompetensi, inovasi, adaptasi, kolaborasi, hingga membangun warisan kebaikan. (Foto: Pribadi)

Liputan6.com, Jakarta - Universitas YARSI menyelenggarakan wisuda semester ganjil tahun akademik 2025–2026 pada 24 Oktober 2026. Sebanyak 322 wisudawan mengikuti prosesi tersebut. Dari jumlah itu, 64 orang merupakan lulusan Sekolah Pascasarjana yang berasal dari Program Studi Doktor Biomedis, Magister Manajemen, Magister Kenotariatan, Magister Biomedis, dan Magister Administrasi Rumah Sakit.

Orasi ilmiah disampaikan oleh Sandiaga Uno. Dalam orasinya, ia menekankan bahwa para wisudawan harus memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat serta mampu menghasilkan solusi yang memberikan manfaat bagi banyak orang.

Ia juga menyampaikan bahwa World Economic Forum (WEF), melalui Future of Jobs Report 2025, memperkirakan sekitar 30 persen jenis pekerjaan akan mengalami perubahan atau menjadi usang (obsolete) pada 2030.

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga Uno menyampaikan lima pesan kepada para wisudawan Universitas YARSI.

Pertama, competence creates competitiveness, yang menekankan pentingnya kompetensi untuk membangun daya saing.

Kedua, menerapkan prinsip "tiga si", yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

Ketiga, memahami bahwa kesuksesan harus dilandasi karakter yang kuat, termasuk kejujuran, amanah, disiplin, dan tanggung jawab.

Keempat, empathy must create impact, yang berarti empati harus mampu menghasilkan dampak nyata bagi manusia, lingkungan, dan kesejahteraan.

Kelima, build legacy, not just career, yakni membangun warisan kebaikan, bukan sekadar mengejar karier. Prinsip ini perlu diwujudkan melalui "empat as", yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.

Prof. Tjandra Yoga Aditama

Direktur Pascasarjana Universitas YARSI

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya