Begadang Nonton Bola? Ini Cara Menebus Kurang Tidur

Kurang tidur yang terjadi berulang dapat berdampak pada kesehatan, mulai dari meningkatkan risiko hipertensi dan kolesterol tinggi.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 02 Juli 2026, 23:10 WIB
Ilustrasi nonton bola, nobar (Photo created by master1305 on www.freepik.com)

Liputan6.com, Jakarta - Begadang demi menyaksikan pertandingan sepak bola memang sulit dihindari bagi sebagian orang. Namun, kurang tidur yang terjadi berulang dapat berdampak pada kesehatan, mulai dari meningkatkan risiko hipertensi dan kolesterol tinggi.

“Untuk meminimalkan kurang durasi tidur sebaiknya bisa menyempatkan tidur dulu sebelum nonton bola, dan jika memungkinkan menggantikannya di siang hari,” kata dokter spesialis gizi klinik Yohan Samudra.

Jika ingin minum kopi saat begadang, Yohan mengatakan psaat begadang disarankan hanya satu cangkir dan mempertimbangkan waktu minumnya. Hal ini berkaitan dengan efek kafein yang dapat bertahan cukup lama di dalam tubuh.

“Waktu paruh kafein di tubuh sekitar 6 jam, jadi perlu strategi yang tepat untuk menentukan jam meminum kopinya sehingga tidak mempersulit tidur setelah nonton bola,” kata Yohan mengutip Antara.

Pada individu yang sehat, batas mengonsumsi kafein maksimal sekitar 400 mg setiap hari atau yang jumlahnya sekitar empat cangkir kopi per hari. Namun, bagi individu yang mengalami hipertensi, batas mengonsumsi kafein lebih rendah yakni maksimal sekitar 200 mg per hari.

 

Minum Susu

Ilustrasi nonton sepak bola (Foto: freepik)

Susu kerap dipilih sebagai alternatif dikonsumsi saat begadang. Konsumsi susu termasuk minuman yang lebih sehat karena kandungan zat gizi dan protein. Namun, perlu dipertimbangkan karena mengandung tryptophan terutama pada individu dengan intoleransi glukosa.

“Susu juga mengandung tryptophan yang membuat ngantuk dan untuk orang dengan intoleran glukosa dapat menimbulkan rasa mual saat minum susu di perut kosong dan begadang,” ujar dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Premier Bintaro ini.

Yohan mengatakan bahwa tubuh tidak membutuhkan asupan makanan saat terbangun dini hari. Jika merasa lapar dapat memilih makanan yang lebih sehat seperti buah atau kacang rebus.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya