Ingin Anak Tumbuh Optimal? Jangan Tidur di Atas Jam 9 Malam

Biasakan anak tidur sebelum jam 9 malam agar proses pertumbuhan bisa optimal.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 22 Juli 2026, 19:00 WIB
Ilustrasi anak tidur sebelum jam 9 malam (dok. unsplash/@anniespratt)

Liputan6.com, Jakarta - Tidur malam yang cukup dan nyenyak menjadi salah satu faktor penting agar anak tumbuh optimal. 

"Tidur itu (dampaknya) direct terhadap pertumbuhan, karena hormon pertumbuhan itu, dan beberapa hormon tertentu itu, apalagi pada saat pubertas, akan terjadi pada saat deep sleep dan fase rapid eye movement," papar dokter spesialis anak konsultan endokrinologi Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, SpA(K), FAAP, FRCPI(Hon.) dalam sesi interview daring jelang Hari Anak Nasional 2026 pada Rabu (22/7/2026).

Namun, untuk mencapai pertumbuhan yang optimal sebaiknya anak tidak boleh tidur lebih dari jam 9 malam.

"Apakah bisa mengoptimalkan pertumbuhan anak yang tidur di atas jam 9 malam? Ya tidak bisa," tegas Aman. 

Untuk tumbuh anak membutuhkan growth hormone atau hormo pertumbuhan yang akan dirilis optimal mulai dari jam 23 hingga 2 saat anak deep sleep. Untuk mencapai deep sleep anak harus tidur 2-3 jam sebelumnya. Maka dari itu disarankan anak tidur pukul 8 atau 9 malam.

Prof Aman mengatakan anak-anak yang tinggal di Indonesia memiliki keuntungan karena kondisi gelap berlangsung sejak pukul 18 bahkan 19. Kondisi tersebut seharusnya dimanfaatkan dengan membiasakan anak memiliki pola tidur yang teratur sehingga proses pertumbuhan bisa optimal. 

"Di Jepang minggu lalu subuh sekitar jam dua atau tiga pagi, lalu matahari terbit jam empat. Berarti fase diurnalnya juga terganggu," kata dokter yang praktik di RS Pondok Indah - Pondok Indah Jakarta ini.

Jam Tidur Anak Jangan Didiskon

Prof Aman menjelaskan, waktu tidur yang hilang tidak bisa begitu saja diganti meski anak tidur lebih lama keesokan harinya. Hal itu karena tubuh memiliki waktu biologis tertentu untuk menjalankan berbagai proses, termasuk yang berkaitan dengan pertumbuhan.

Kondisi tersebut berbeda dengan orang dewasa yang pertumbuhan tinggi badannya telah berhenti. Pada anak-anak, terutama yang masih berada dalam masa pertumbuhan, kualitas dan waktu tidur menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan agar potensi tinggi badan dapat berkembang secara optimal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya