RS Tria Dipa Bertransformasi, Hadirkan Teknologi Kesehatan Modern

Tak hanya fisik yang baru, RS Tria Dipa kini juga menghadirkan fasilitas canggih salah satunya teknologi pencitraan medis generasi terbaru.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Teknologi pencitraan modern yang kini ada di RS Tria Dipa.

Liputan6.com, Jakarta - RS Tria Dipa yang terletak di Pancoran, Jakarta Selatan telah bertransformasi. Bukan hanya tampilan fisik yang baru tapi juga menghadirkan teknologi kesehatan modern. Salah satunya alat pencitraan atau CT Scan generasi terbaru. 

"Kami hadir dengan manajemen baru, semangat baru, fasilitas yang diperbarui serta teknologi kesehatan yang semakin modern," kata Presiden Direktur PT Tria Dipa Medika, Sukmo Hadi Nugroho dalam inagurasi RS Tria Dipa pada Jumat (28/8/2026).

Salah satu teknologi kesehatan yang kini dimiliki RS Tria Dipa adalah Naeotom Alpha.Prime-Photon Counting CT Scan dari Siemens Healthineers. Alat ini diperkenalkan sebagai teknologi pertama di Asia Tenggara.

Teknologi ini menghadirkan kemampuan pencitraan dengan kualitas gambar yang lebih tajam, detail, dengan radiasi minimal. Sehingga dapat memberikan informasi diagnostik yang lebih komprehensif yang dapat memberikan gambaran kondisi kesehatan, dengan hasil dapat dibaca kurang dari 1 menit.

Dengan wajah baru, RS Tria Dipa kini memperkenalkan positioning sebagai lifestyle hospital. Konsep tersebut menempatkan rumah sakit bukan hanya sebagai tempat masyarakat mendapatkan pengobatan saat sakit, tetapi juga sebagai mitra dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup.

"Rumah sakit bukan hanya tempat masyarakat datang saat sakit, namun juga menjadi mitra dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup," ujar Sukmo.

 

Untuk mewujudkan konsep tersebut, RS Tria Dipa memiliki lima layanan unggulan atau five centers of excellence, yakni:

  • Medical Check-Up Center
  • Cardiology Center,
  • Uro-Nephrology Center,
  • Diagnostic Endoscopy Center, dan
  • Aesthetic & Plastic Surgery Center.

Untuk Uro-Nephrology Center, Sukmo mengatakan bahwa rumah sakit tersebut memiliki alat  Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT). Ini adalah terapi non-invasif yang menggunakan gelombang kejut berintensitas rendah dari luar tubuh.

"Ini akan sangat bermanfaat berkaitan dengan kelemahan atau disfungsi bagi laki-laki yang sudah berumur ataupun yang masih muda usia," ujar Sukmo.

 

 

 

 

Presiden Direktur RS Tria Dipa Medika, Dr Sukmo Hadi mengatakan transformasi rumah sakit tersebut tersebut mencakup manajemen baru, pembaruan fasilitas, serta penggunaan teknologi kesehatan yang semakin modern.

Pesan Pramono Anung

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung usai sesi peresmian wajah baru RS Tria Dipa, Pancoran, Jakarta Selatan pada Jumat (28/8/2026).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang meresmikan operasional wajah baru RS Tria Dipa optimistis bahwa rumah sakit tersebut dikelola secara profesional.

"Rumah sakit ini kelihatan betul akan dikelola secara profesional," ucap Pramono.

Ia juga mengapresiasi langkah RS Tria Dipa yang menerima pasien BPJS Kesehatan. Menurutnya, hal tersebut membuka akses bagi lebih banyak warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

"Apakah ada BBJS atau enggak di RS ini? Ada. Artinya warga, masyarakat siapapun itu mempunyai kesempatan untuk menikmati fasilitas yang baik di tempat ini," tutur Pramono.

Ia pun berharap kehadiran RS Tria Dipa dengan wajah baru ini memberikankontribusi terhadap kesehatan masyarakat Jakarta

"Sekali lagi saya ingin menyampaikan selamat dan mudah-mudahan rumah sakit ini memberikan arti makna bagi masyarakat," tandas Pramono.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya