BPOM Temukan 31 Produk Obat Bahan Alam dan Suplemen Ilegal, Ini Daftarnya

Obat bahan alam atau jamu berikut mengandung bahan kimia obat seperti deksametason hingga sildinafil. Bila dikonsumsi jangka panjang bahayakan kesehatan.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 12 September 2026, 10:00 WIB
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengingatkan masyarakat jangan terkecoh oleh klaim alami, khasiat instan, atau promosi yang berlebihan dari obat bahan alam. Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 31 produk obat bahan alam (OBA) dan suplemen kesehatan (SK) yang mengandung bahan kimia obat (BKO), seperti sildenafil, parasetamol, dan mikonazol. Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan BPOM selama periode Mei–Juni 2026.

Dari 31 produk tersebut, sebanyak 28 merupakan OBA dan tiga lainnya adalah suplemen kesehatan.Lalu, 15 dari 31 produk mencantumkan nomor izin edar (NIE) fiktif dan 16 produk tidak terdaftar di BPOM. Produk tanpa izin edar atau yang menggunakan NIE fiktif tidak memiliki jaminan keamanan, khasiat/manfaat, dan mutu karena tidak melalui evaluasi BPOM.

Produk tersebut dipromosikan dengan beragam klaim, mulai dari stamina pria atau obat kuat, pegal linu/asam urat/nyeri sendi/rematik, gatal-gatal, batuk, pelangsing, hingga penambah berat badan.

Terkait temuan ini, Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan produk obat bahan alam dan suplemen kesehatan tidak boleh mengandung BKO serta wajib memenuhi persyaratan keamanan dan mutu. 

"Penambahan BKO maupun peredaran produk yang tidak memenuhi syarat mikrobiologi merupakan pelanggaran serius. Masyarakat jangan terkecoh oleh klaim alami, khasiat instan, atau promosi yang berlebihan," pesan Taruna.

Bahan Kimia Obat yang ditemukan antara lain sildenafil, parasetamol, mikonazol, ketokonazol, allopurinol. Ada juga deksametason, kafein, meloksikam, fenilbutazon, prednison, piroksikam, klorfeniramin maleat, sibutramin, natrium diklofenak, dan siproheptadin.

Selain mengandung BKO, BPOM menemukan satu produk tanpa izin edar yang tidak memenuhi persyaratan mikrobiologi, yakni angka lempeng total (ALT), angka kapang-khamir (AKK), serta cemaran Escherichia coli. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko bagi masyarakat apabila produk dikonsumsi.

Bahaya OBA Mengandung Sil

BPOM menekankan bahwa penggunaan OBA dan SK mengandung BKO dapat menimbulkan risiko kesehatan karena konsumen tidak mengetahui jenis, dosis, maupun potensi interaksi BKO yang dikonsumsi.

Sildenafil, misalnya, merupakan obat keras yang penggunaannya harus berdasarkan indikasi medis dan pengawasan tenaga kesehatan. Penggunaan tanpa pengawasan dapat berisiko bagi penderita penyakit tertentu atau pengguna obat lain.

Sebagai tindak lanjut, BPOM telah melakukan langkah pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk penelusuran terhadap sumber produk, perintah penarikan dari peredaran, pemusnahan produk, serta pemblokiran atau takedown terhadap tautan penjualan daring yang ditemukan.

“BPOM tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku usaha yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan OBA dan SK ilegal, mengandung BKO, atau tidak memenuhi persyaratan keamanan dan mutu,” tegas Taruna.

Daftar 31 OBA Mengandung Bahan Kimia Obat

Obat bahan alam ilegal temuan BPOM periode Mei - Juni 2026. (Foto: Dok BPOM)

Berikut daftar 31 Obat Bahan Alam Ilegal Temuan BPOM  

  1. Bintang Bintang Tangkur Cobra - Mengandung BKO sildenafil
  2. Bintang Bintang Tangkur Blak Cobra - Mengandung BKO sildenafil
  3. Kopi Joss +++ - Mengandung BKO sildenafil
  4. Kapsul Stamina dan Tahan Lama Cap Beruang Putih - Mengandung BKO parasetamol dan sildenafil
  5. Urat Naga Extra Strong - Mengandung BKO sildenafil
  6. Africa Black Ant - Mengandung BKO sildenafil
  7. Bima Strong - Mengandung BKO sildenafil
  8. Obat Kuat dan Tahan Lama Jaguar Platinum - Mengandung BKO sildenafil
  9. Huatuobaifuling - Mengandung BKO mikonazol dan ketokonazol
  10. Daun Madu Hitam - Mengandung BKO parasetamol
  11. Kapsul Samulin - Mengandung BKO allupurinol
  12. Montalin - Mengandung BKO deksametason
  13. Jamu Industri Cap Tiga Anak - Mengandung BKO Kafein
  14. Tawon - Mengandung BKO meloksikam
  15. Kapsul Panjang Umur Antanan - Mengandung BKO parasetamol, fenilbutazon, deksametason, dan prednisone
  16.  Kapsul TCU - Mengandung BKO parasetamol, deksametason, prednison,dan fenilbutazon
  17. Ramuan Tradisional Bugarin - Mengandung BKO meloksikam, parasetamol, dan deksametason
  18. Surya Sehat - Mengandung BKO piroksikam
  19. Daun Tapak Liman - Mengandung BKO parasetamol, deksametason
  20. Urat Banteng - Mengandung BKO sildenafil sitrat
  21. Ginseng Plus Asam Urat + Nyeri Tulang - Mengandung BKO parasetamol
  22. Chong Chao Zhi Ke Wang Capsule - Mengandung BKO klorfeniramin maleat
  23.  Nofat - Mengandung BKO sibutramin HCl
  24.  Tawon - Mengandung BKO kafein, meloksikam, dan deksametason
  25.  Wantong - Mengandung BKO meloksikam dan deksametason
  26. Samuraten - Mengandung BKO parasetamol
  27.  Shen Ling Asam Urat - Mengandung BKO parasetamol
  28.  Daun Afrika Asam Urat-Nyeri Sendi-Sakit Gigi - Mengandung BKO parasetamol dan natrium diklofenak
  29.  Day's Slim Pelangsing - Mengandung kafein
  30.  Vitamin Gemuk By E Skin - Mengandung BKO siproheptadin HCl
  31.  Moringa Rossabela - Tidak memenuhi syarat parameter mikrobiologi (angka lempeng total, angka kapang khamir dan Escherichia coli)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya