Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda mengalami hidung yang tiba-tiba berair atau tersumbat saat dan selepas menangis? Kondisi tersebut merupakan reaksi alami tubuh yang berkaitan dengan hubungan antara saluran air mata dan rongga hidung.
Advertisement
Ketika seseorang menangis, tidak seluruh air mata mengalir keluar melalui mata. Sebagian air mata justru masuk melalui bukaan kecil di bagian bawah kelopak mata, kemudian mengalir melalui saluran air mata hingga mencapai rongga hidung, seperti dikutip Altair Integrative Wellness, Kamis (24/9/2026).
Di dalam rongga hidung, air mata tersebut bercampur dengan lendir sehingga menimbulkan hidung berair yang kerap muncul saat atau setelah menangis. Cairan tersebut juga umum dikenal sebagai ‘ingus’.
Selain membuat hidung berair, menangis juga dapat menyebabkan hidung terasa tersumbat.
Kondisi ini terjadi karena pembuluh darah di dalam hidung dapat mengalami pembengkakan ringan ketika seseorang menangis.
Pembengkakan tersebut kemudian membuat saluran hidung terasa lebih sempit sehingga aliran udara menjadi kurang leluasa.
Pada sebagian orang, rasa tersumbat setelah menangis dapat terasa lebih kuat atau lebih sulit diatasi. Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh kondisi tertentu pada hidung, seperti deviated septum atau septum yang bengkok, polip hidung, maupun jaringan parut.
Kondisi-kondisi tersebut dapat membuat hidung lebih mudah mengalami sumbatan atau membuat sumbatan lebih sulit hilang.
Meski dapat terasa mengganggu, reaksi hidung setelah menangis umumnya hanya berlangsung sementara. Artinya, hidung berair atau tersumbat yang muncul setelah menangis tidak selalu berhubungan dengan adanya gangguan pada hidung atau sinus.
Jika hidung terasa tersumbat setelah menangis, terdapat beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu meredakannya. Penggunaan saline nasal rinse atau pembilasan hidung menggunakan larutan saline bisa menjadi pilihan. Larutan saline sendiri merupakan campuran air murni dengan garam natrium klorida (NaCl).
Sementara itu, semprotan hidung berbahan saline juga dapat digunakan, serta mandi dengan air hangat dan menghirup uapnya dapat membantu membuka saluran hidung sehingga pernapasan terasa lebih lega.
Kondisi Umum tapi Perlu Periksa Jika Tak Wajar
Hidung tersumbat perlu mendapat perhatian jika keluhan tidak kunjung membaik atau mulai mengganggu pernapasan.
Kondisi tersebut dapat menjadi alasan untuk memeriksakan diri guna mengetahui apakah terdapat masalah pada hidung atau sinus yang mendasarinya.
Dengan demikian, hidung berair atau tersumbat setelah menangis merupakan bagian dari respons alami tubuh.
Air mata yang mengalir ke rongga hidung dan bercampur dengan lendir dapat menyebabkan hidung berair, sedangkan pembengkakan ringan pada pembuluh darah hidung dapat menimbulkan rasa tersumbat.