Belanda Catat Kasus Pertama Euthanasia Anak di Bawah 12 Tahun

Berdasarkan pertimbangan dokter dan orangtua, anak berusia hampir dua tahun tersebut menjalani euthanasia karena memiliki sejumlah penyakit serius.

oleh Rachel AuliaDiterbitkan 01 Oktober 2026, 09:35 WIB
Belanda untuk pertama kalinya mencatatkan euthanasia pada anak di bawah 12 tahun. Yakni pada anak berusia hampir dua tahun yang mengalami sejumlah masalah kesehatan serius.

Liputan6.com, Jakarta - Belanda mencatat kasus pertama euthanasia terhadap anak di bawah usia 12 tahun. Hal tersebut terjadi pada anak berusia hampir dua tahun tersebut meninggal pada akhir 2025 setelah mengalami sejumlah masalah kesehatan serius.

Anak tersebut lahir prematur pada usia kehamilan 26 minggu dan mengalami kerusakan otak berat. Hal ini menyebabkan sang anak mengalami cerebral palsy, yaitu gangguan pada gerakan dan koordinasi tubuh, serta gangguan penglihatan.

Kondisinya juga diperburuk dengan epilepsi berat yang sering kambuh. Selain itu, anak tersebut mengalami penumpukan lendir pada paru yang membuatnya kesulitan bernapas dan menelan. Berbagai gangguan tersebut membuatnya kesulitan untuk tidur dan sering merasa gelisah.

Menimbang kondisi sang anak, dokter dan orang tua kemudian memutuskan untuk melakukan euthanasia. Mereka menilai penderitaan anaknya tidak dapat diringankan melalui pertolongan medis dan kondisinya juga dinilai tidak akan membaik.

Komite pengawas euthanasia di Belanda menyatakan dokter yang melakukan tindakan tersebut telah memenuhi prosedur yang berlaku. Komite menyebut berbagai tindakan medis dan nonmedis telah dilakukan, tetapi tidak menunjukkan pekembangan yang positif pada kondisi anak.

“Semua aspek ‘menjadi manusia’, terkait kemampuan motorik, perilaku, dan kepribadian, mengalami gangguan parah dan tidak akan membaik,” ujar pihak komite.

Euthanasia di Belanda

 

Belanda memperluas aturan euthanasia pada 2024 untuk anak berusia 1 hingga 12 tahun dengan sejumlah persyaratan ketat. Diantaranya anak harus mengalami penderitaan yang tidak tertahankan dan tidak memiliki kemungkinan untuk membaik, serta tidak ada solusi lain yang masuk akal.

Lalu, kasus juga harus dinilai oleh setidaknya satu dokter independen. Sejak aturan tersebut diperluas, kasus euthanasia pada anak hampir 2 tahun ini menjadi kasus pertama dan satu-satunya euthanasia pada anak usia 1 hingga 12 tahun di Belanda.

Selanjutnya, pihak Kejaksan Agung Belanda juga akan menilai kasus tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya