Liputan6.com, Jakarta - Teh chamomile dapat menjadi pilihan minuman sebelum tidur karena dianggap memiliki efek menenangkan. Mengonsumsi teh chamile secara rutin pada malam hari berpotensi memberikan sejumlah manfaat, mulai dari mendukung kualitas tidur dan membantu mengurangi stres.
Melansir Verywell Health pada Minggu (11/10/2026), efek menenangkan dari chamomile dinilai dapat membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur. Penelitian menunjukkan chamomile dapat meningkatkan kualitas tidur, salah satunya dengan mengurangi frekuensi terbangun pada malam hari.
Advertisement
Meski demikian, manfaat tersebut tidak berarti chamomile dapat membuat seseorang tidur lebih lama. Penelitian juga belum menunjukkan adanya durasi tidur yang dapat meningkat maupun kewaspadaan pada siang hari secara konsisten.
Chamomile dinilai dapat memengaruhi tidur melalui beberapa mekanisme. Senyawa di dalamnya dapat berinteraksi dengan reseptor benzodiazepine dan gamma-aminobutyric acid (GABA), yang berperan dalam siklus tidur dan bangun. Selain itu, tanaman tersebut juga memiliki sifat antioksidan serta mengandung sejumlah kecil melatonin.
Bisa Bantu Rilis Stres dan Rasa Cemas
Selain perihal tidur, penelitian juga menunjukkan chamomile dapat membantu mengurangi stres dan gejala kecemasan. Sebuah tinjauan terhadap uji klinis menemukan konsumsi chamomile setiap hari berpotensi memperbaiki gejala kecemasan.
Mekanisme chamomile dalam membantu meredakan kecemasan tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, sejumlah penelitian menduga efek tersebut berkaitan dengan flavonoid dalam chamomile yang dapat memberikan efek sedatif ringan.
Membantu Pencernaan
Chamomile juga telah lama digunakan untuk membantu mengatasi sejumlah masalah pencernaan, seperti gangguan pencernaan, mual, muntah, perut kembung, dan diare.
Potensi manfaat tersebut dikaitkan dengan kandungan terpenoid dan flavonoid yang memiliki efek antiinflamasi dan antispasmodik. Senyawa tersebut diduga dapat membantu proses pemulihan lapisan mukosa serta mengurangi iritasi pada kerongkongan.
Selain itu, ada penelitian juga menunjukkan chamomile berpotensi membantu meredakan gejala gastroesophageal reflux disease (GERD) ketika dikonsumsi setelah makan atau menjelang tidur.
Potensi Manfaat Lain
Di samping pengaruh terhadap tidur, tingkat stres, dan pencernaan, sejumlah penelitian menunjukkan chamomile mungkin memiliki manfaat terhadap kesehatan secara umum.
- Mendukung sistem kekebalan tubuh.
- Kesehatan kardiovaskular.
- Pengendalian gula darah.
Hingga memberikan perlindungan terhadap beberapa kondisi kesehatan lain.
Chamomile juga disebut memiliki efek antiinflamasi, antinyeri, penurun tekanan darah, antialergi, dan perlindungan terhadap organ. Namun, perlu ditekankan bahwa penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memastikan efek terapeutik chamomile, termasuk dosis dan metode konsumsinya yang paling efektif.
Tetap Perhatikan Risikonya
Meski umumnya aman dalam jumlah yang biasa ditemukan pada teh, chamomile tetap dapat menimbulkan efek samping. Beberapa di antaranya adalah mual, pusing, dan reaksi alergi, meskipun efek tersebut jarang terjadi.
Selain itu, chamomile dapat berinteraksi dengan obat tertentu, termasuk obat yang dimetabolisme oleh hati, pengencer darah, dan obat penenang.
Karena itu, orang yang sedang mengonsumsi obat atau ingin menggunakan chamomile untuk kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu.
Chamomile sendiri secara alami bebas kafein, tetapi seseorang yang ingin mengonsumsi tetap perlu memeriksa label produk karena beberapa produk dapat dicampur dengan teh berkafein atau bahan tambahan lain.