Liputan6.com, Jakarta - Kayu manis biasa masyarakat gunakan sebagai bumbu masak. Ada juga yang menjadi tambahan pada produk kue atau minuman. Di sisi lain kayu manis juga punya potensi yang baik bagi kesehatan tubuh.
Mengutip Good Food, Senin (12/10/2026) berikut 10 potensi manfaat kayu manis untuk kesehatan:
Advertisement
1. Mengandung Antioksidan
Seperti rempah-rempah lainnya, kayu manis mengandung senyawa tumbuhan yang disebut polifenol. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
2. Memiliki Sifat Antiinflamasi
Senyawa antioksidan dalam kayu manis juga berkontribusi terhadap efek antiinflamasi atau antiperadangan.
Manfaat ini berpotensi penting seiring bertambahnya usia. Pasalnya, peradangan kronis berperan dalam perkembangan berbagai penyakit yang berkaitan dengan penuaan.
3. Berpotensi Melawan Bakteri dan Jamur
Kayu manis dikenal memiliki sejumlah khasiat pengobatan tradisional dan kerap digunakan dalam pengobatan herbal China. Aroma serta rasa khas rempah ini berasal dari minyak esensial yang terkandung dalam kulit kayunya, salah satunya sinamaldehida (cinnamaldehyde).
Senyawa sinamaldehida diketahui memiliki potensi untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Namun, besarnya manfaat tersebut pada manusia masih perlu diteliti lebih lanjut.
4. Potensi Memiliki Efek Antivirus
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kayu manis mungkin memiliki aktivitas antivirus terhadap jenis virus tertentu, termasuk virus influenza dan virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk.
Meski demikian, temuan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa mengonsumsi kayu manis dapat mencegah atau mengobati infeksi virus pada manusia.
5. Berpotensi Membantu Mengontrol Gula Darah
Kayu manis kerap dikaitkan dengan manfaat dalam membantu mengontrol kadar gula darah. Salah satu mekanisme yang diduga berperan adalah kemampuannya memengaruhi jumlah glukosa yang masuk ke aliran darah.
Sejumlah uji klinis pada manusia menunjukkan hasil yang menjanjikan. Kayu manis berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah puasa, terutama pada orang dengan diabetes yang kadar gula darahnya belum terkontrol dengan baik.
Namun, efeknya dapat bervariasi pada setiap orang. Kayu manis juga tidak dapat menggantikan obat diabetes atau penanganan medis yang direkomendasikan dokter.
Potensi Manfaat Kayu Manis
6. Berpotensi Meningkatkan Sensitivitas Insulin
Insulin merupakan hormon yang membantu memindahkan gula dari aliran darah ke dalam sel untuk digunakan sebagai sumber energi. Insulin berperan penting dalam mengatur kadar gula darah dan metabolisme tubuh.
Seiring bertambahnya usia, sebagian orang dapat mengalami resistensi insulin, yaitu kondisi ketika sel tubuh kurang merespons insulin. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan gula darah dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kayu manis berpotensi meniru sebagian kerja insulin dan membantu meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon tersebut. Meski demikian, bukti yang tersedia masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaatnya pada manusia.
7. Berpotensi Mendukung Kesehatan Otak pada Usia Lanjut
Penyakit Alzheimer lebih sering ditemukan pada usia lanjut dan ditandai dengan penurunan fungsi sel otak secara progresif. Pada penyakit ini, penumpukan fragmen protein tertentu di otak berkaitan dengan gangguan kemampuan berpikir dan mengingat.
Kayu manis mengandung dua senyawa yang dalam penelitian awal diketahui berpotensi menghambat penumpukan protein tersebut.
Namun, sebagian besar bukti masih berasal dari penelitian pada hewan dan uji laboratorium. Oleh karena itu, belum dapat dipastikan apakah konsumsi kayu manis memberikan manfaat serupa dalam mencegah atau memperlambat penyakit Alzheimer pada manusia.
8. Berpotensi Membantu Mengontrol Tekanan Darah
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kayu manis secara rutin mungkin berkaitan dengan penurunan tekanan darah dalam jangka pendek.
Meski hasil awalnya menjanjikan, bukti yang tersedia masih terbatas. Penelitian jangka panjang dengan rancangan yang lebih kuat diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan kayu manis dalam membantu mengontrol tekanan darah.
9. Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung
Selain tekanan darah, kayu manis juga diteliti karena potensinya dalam membantu memperbaiki sejumlah faktor risiko penyakit kardiovaskular.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kayu manis dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol darah. Meski demikian, hasil penelitian masih beragam sehingga manfaatnya terhadap pencegahan penyakit jantung belum dapat dipastikan.
10. Berpotensi Mendukung Kesehatan Pencernaan
Sejumlah rempah, termasuk kayu manis, diduga memiliki sifat prebiotik. Prebiotik merupakan komponen yang dapat dimanfaatkan oleh mikroorganisme menguntungkan di dalam usus.
Konsumsi bahan pangan yang memiliki sifat prebiotik berpotensi membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan mendukung kesehatan pencernaan. Kayu manis juga telah diteliti terkait potensinya dalam membantu meredakan sejumlah gangguan pencernaan.
Namun, bukti khusus mengenai manfaat kayu manis sebagai prebiotik pada manusia masih terbatas.