10 Herbal dan Suplemen yang Diklaim Meningkatkan Gairah Seksual, Aman?

Kenali 10 herbal dan suplemen yang diklaim meningkatkan gairah seksual, manfaat, bukti ilmiah, dan risikonya.

oleh Kanaya Nanda PutriDiterbitkan 16 Oktober 2026, 14:44 WIB
Sejumlah herbal dan suplemen dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual. Namun, efektivitas dan keamanannya berbeda-beda. Kenali bukti ilmiah, potensi efek samping, serta risiko interaksi obat sebelum mengonsumsinya. (Copyright unsplash/Massimo Rinaldi)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah herbal dan suplemen telah lama dipasarkan sebagai afrodisiak, yaitu bahan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah, libido, dan kepuasan seksual. Namun, bukti ilmiah mengenai efektivitasnya masih beragam.

Pakar Elizabeth West, MD, dan Michael Krychman, MD, meninjau sekitar 50 publikasi ilmiah tentang afrodisiak hingga 2015. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa bahan berpotensi membantu fungsi seksual, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut, seperti dikutip dari Reader's Digest pada Jumat (16/10/2026).

Herbal dan Suplemen yang Berpotensi Membantu Fungsi Seksual

1. Ginseng Merah Korea

Ginseng merah Korea berpotensi meningkatkan gairah seksual pada perempuan yang telah mengalami menopause.

Namun, ginseng dapat mengganggu pembekuan darah dan memiliki efek menyerupai hormon estrogen. Karena itu, bahan ini perlu dihindari sebelum operasi dan oleh orang yang memiliki kanker sensitif hormon.

2. Ginkgo Biloba

Ginkgo biloba dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Bahan ini berpotensi membantu memperbaiki respons seksual pada laki-laki dan perempuan yang mengalami efek samping seksual akibat penggunaan antidepresan golongan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI).

Meski demikian, manfaatnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Ginkgo biloba juga dapat meningkatkan risiko perdarahan, terutama jika dikonsumsi bersama aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid.

3. Maca

Akar maca merupakan tanaman yang masih berkerabat dengan lobak. Bahan ini diteliti karena potensinya dalam meningkatkan libido pada laki-laki dan perempuan serta membantu fungsi ereksi.

Maca juga dikaitkan dengan perbaikan efek samping seksual akibat penggunaan SSRI. Namun, keamanan penggunaan jangka panjangnya masih perlu dikaji, terutama karena kandungan fitosterol dan fitoestrogennya.

4. ArginMax

ArginMax merupakan suplemen kombinasi yang mengandung vitamin A, B, C, dan E, ginseng Korea, serta ginkgo biloba.

Dalam tinjauan tersebut, ArginMax dikaitkan dengan peningkatan hasrat, kepuasan, dan frekuensi hubungan seksual. Pada perempuan, penelitian juga menemukan potensi peningkatan pelumasan vagina, sensitivitas klitoris, dan frekuensi orgasme.

5. Minyak Pijat Zestra

Zestra merupakan minyak pijat yang mengandung borage, evening primrose, dan akar angelica. Produk ini dirancang untuk membantu meningkatkan gairah dan orgasme pada perempuan melalui penggunaan di area genital luar.

Sejumlah penelitian mendukung potensi manfaatnya pada perempuan. Namun, belum ada penelitian klinis mengenai penggunaan Zestra pada laki-laki.

Bukti Ilmiah Sejumlah Afrodisiak Masih Terbatas

6. Fenugreek

Fenugreek telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda dan dikenal karena penggunaannya untuk membantu produksi ASI.

West dan Krychman menemukan bukti awal bahwa bahan ini berpotensi membantu meningkatkan gairah dan orgasme pada laki-laki serta fungsi seksual pada perempuan pramenopause. Temuan tersebut sejalan dengan sebuah studi pada 2011.

Namun, fenugreek dapat memengaruhi kadar hormon dan pembekuan darah. Oleh karena itu, penggunaannya perlu dihindari oleh pasien dengan kanker sensitif hormon dan orang yang mengonsumsi obat pengencer darah.

7. Hersynergy

Hersynergy merupakan suplemen yang dipasarkan untuk perempuan. Kandungannya meliputi vitamin B, magnesium, zinc, dan fenugreek.

Namun, belum tersedia data ilmiah terpublikasi yang membuktikan efektivitas suplemen ini dalam meningkatkan fungsi seksual.

8. Horny Goat Weed

Horny goat weed merupakan herbal yang digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk membantu mengatasi disfungsi ereksi.

Meski demikian, manfaatnya belum didukung uji klinis berskala besar pada manusia. Keamanan dan tingkat toksisitasnya juga belum ditetapkan secara memadai.

Tidak Semua Afrodisiak Aman Digunakan

9. Spanish Fly

Spanish fly merupakan bahan yang diklaim dapat meningkatkan aliran darah ke organ seksual. Namun, penggunaannya berisiko menyebabkan luka bakar pada mulut dan tenggorokan, infeksi, gagal ginjal, hingga kematian.

Karena risiko tersebut, West dan Krychman tidak merekomendasikan penggunaan bahan ini.

10. Potency Wood

Herbal asal Brasil ini secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi libido rendah dan gangguan fungsi ereksi.

Namun, bukti ilmiah mengenai manfaatnya masih terbatas pada beberapa penelitian berskala kecil. Penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum bahan ini dapat direkomendasikan untuk penggunaan klinis.

Pentingnya Memeriksa Bukti Ilmiah dan Keamanan

Krychman mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam memilih produk yang digunakan untuk diri sendiri maupun pasangan, termasuk herbal dan suplemen yang diklaim dapat meningkatkan fungsi seksual.

"Konsumen yang cermat sebaiknya memeriksa data dan menyadari bahwa bukti ilmiah terus berkembang dan berubah," ujarnya.

Sebelum mengonsumsi herbal atau suplemen untuk meningkatkan fungsi seksual, penting untuk memahami bukti ilmiah yang tersedia, memperhatikan risiko efek samping dan interaksi obat, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Klaim sebagai afrodisiak tidak otomatis membuktikan bahwa suatu bahan efektif dan aman digunakan.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya