Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan hingga 19 Oktober 2026 sudah ada 109.300.240 juta orang melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari target 130 juta peserta. Pada tahun ini gigi karies (berlubang) masih menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan yakni sekitar 17 juta orang.
Meski gigi karies banyak ditemukan, Budi menegaskan fokus pemerintah adalah menangani obesitas, hipertensi, diabetes dan dyslipidemia. Jika empat masalah kesehatan tersebut bisa dikendalikan maka bisa menurunkan kematian dini yang disebabkan penyakit jantung dan pembuluh darah atau cardiovascular disease (CVD).
Advertisement
"Empat hal itu yang kaitannya arat dengan penyakit yang menyebabkan kematin paling tinggi. Seperti stroke, serangan jantung dan ginjal. Sedangkan gigi korelasinya ke kematian tidak sebesar hipertensi, diabetes, sama diplidemia," tutur Budi dalam konferensi pers Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Bidang Kesehatan pada Kamis (22/10/2026).
Budi juga menegaskan fokus CKG pada tahun ini bukan sekedar skrining. Pada 2026 CKG dilakukan skrining plus pengobatan. Misalnya orang yang mengikuti CKG diketahui memiliki tekanan darah tinggi maka bakal diberikan obat secara gratis. Lalu, tiap bulan perlu kontrol ke fasilitas Kesehatan untuk mengetahui kondisi orang tersebut apakah terkendali atau tidak. Namun, Budi mengakui hal ini masih menjadi tantangan.
"Nah kalau bisa di akhir tahun ini sampai tahun depan kita sudah benar-benar bisa mengukur, dia sehat kembali apa enggak. Karena targetnya kita bukan hanya screeningnya, bukan hanya dikasih obatnya, tapi memastikan bahwa semua masyarakat kita tuh sehat atau indikator kesehatannya hijau," tutur Budi.