Hampir Seluruh Penduduk Indonesia Kini Jadi Peserta JKN

BPJS Kesehatan juga memperluas kerja sama dengan fasilitas kesehatan yang kini mencakup 23.770 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)

Diterbitkan 02 Juli 2026, 13:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - BPJS Kesehatan mencatat jumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen dari total penduduk Indonesia, dengan total pemanfaatan layanan kesehatan mencapai 725,3 juta kunjungan pada tahun 2025.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan capaian tersebut menunjukkan Program JKN semakin memperkuat perannya sebagai fondasi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat dan produktif, sekaligus menjaga keberlanjutan program melalui tata kelola dan kondisi keuangan yang sehat.

“Program JKN bukan sekadar memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya SDM Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujar Pujo, melansir Antara di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Tercatat lebih dari 725,3 juta pemanfaatan layanan kesehatan sepanjang 2025 atau rata-rata lebih dari 1,9 juta layanan per hari. Angka tersebut, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Program JKN, sekaligus meningkatnya akses terhadap pelayanan kesehatan.

Guna memperluas kemudahan layanan, pihaknya terus mengembangkan transformasi digital melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi melalui WhatsApp (WA) PANDAWA, serta Care Center 165.

Di sisi lain, ia menambahkan BPJS Kesehatan juga memperluas kerja sama dengan fasilitas kesehatan yang kini mencakup 23.770 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3.194 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), dan 6.190 fasilitas kesehatan penunjang di seluruh Indonesia.

Dalam aspek keuangan, Pujo mengatakan aset bersih Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan hingga akhir 2025 mencapai Rp30,04 triliun atau setara kemampuan membayar estimasi klaim selama 1,88 bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Hasil Investasi

Sementara itu hasil investasi DJS Kesehatan tercatat sebesar Rp 3,94 triliun dinilai mencerminkan pengelolaan dana secara hati-hati guna menjaga keberlanjutan Program JKN.

Berdasarkan kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Program JKN berkontribusi terhadap peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp129 triliun serta menciptakan sekitar 3,5 juta lapangan kerja.

Kajian tersebut juga menunjukkan Program JKN menyelamatkan sekitar 8,1 juta penduduk dari kemiskinan pada periode 2018-2019 serta melindungi sekitar 16 juta penduduk dari risiko jatuh miskin akibat beban biaya kesehatan.

Selain itu setiap peningkatan satu persen kepesertaan JKN diperkirakan mampu meningkatkan pengeluaran per kapita sebesar 2,71 persen, meningkatkan angka harapan hidup hingga tiga tahun, serta mendorong produktivitas masyarakat.

  • liputan6
    BPJS Kesehatan merupakan salah satu badan hukum yang bertugas menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
    BPJS Kesehatan
  • liputan6
    JKN adalah singkatan dari Jaminan Kesehatan Nasional.
    JKN