Liputan6.com, Jakarta - Vaksin influenza merupakan salah satu perlindungan terhadap virus penyebab influenza. Pada orang dewasa, hampir semuanya bisa mendapatkan suntikan vaksin influenza termasuk ibu hamil.
Ketua Satgas Imunisasi Dewasa PB PAPDI, dokter Sukamto SpPD-KAI mengatakan vaksin ini dapat diberikan kepada ibu hamil pada usia kehamilan trimester berapapun.
Advertisement
"Trimester satu, trimester dua, trimester tiga bisa," kata Sukamto dalam temu media bersama Kalventis di Jakarta beberapa hari lalu.
Selain ibu yang terlindungi dari influenza, anak saat lahir hingga mendapatkan vaksinasi influenza pertama bisa mendapatkan perlindungan.
"Bukan hanya melindungi ibu tapi saat lahir anak juga terlindungi, kan anak baru bisa divaksin influenza setelah berumur enam bulan," tuturnya.
Penyuntikan vaksin influenza pada ibu hamil dapat dilakukan saat tubuh dalam kondisi sehat. Ini artinya ibu sedang tidak demam dan tidak flu berat.
"Kalau demam, ditunda dulu ya, kalau demam sudah turun sudah tidak sakit flu, itu bisa divaksin influenza," tutur Kamto.
WHO Rekomendasikan Vaksin Influenza Trivalen
Saat ini vaksin influenza yang beredar di Indonesia adalah trivalen dan kuadrivalen. Vaksin kuadrivalen adalah jenis vaksin yang memberikan perlindungan dari empat strain/ galur virus influenza yakni: virus influenza A (H1N1), influenza A (H3N2), influenza B tipe Victoria dan influenza B tipe Yamagata.
Sementara, vaksin trivalen berisi perlindungan di atas kecuali influenza tipe B Yamagata.
Berdasarkan pemantauan WHO Global Influenza Surveillance and System (GISRS), sejak Maret 2020 influenza tipe B Yamagata tidak beredar lagi.
Daritemuan itu, WHO merekomendasikan penggunaan vaksin trivalen.
"Rekomendasi WHO ini tidak sembarangan tapi melihat penelitian selama 4 tahun lebih," kata Ketua PERALMUNI (Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia), Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI di kesempatan yang sama.
Lebih lanjut, Iris mengatakan di Amerika Serikat, penggunaan vaksin influenza trivalen sudah berjalan pada 2024-2025. Begitu juga dengan Eurepean Medicines Agency sudah meminta komposisi vaksin influenza trivalen sejak 2025.