Liputan6.com, Jakarta - Pasangan selebritis muda, Al Ghazali dan Alyssa Daguise, resmi menyandang status baru sebagai orang tua. Keduanya dikaruniai bayi perempuan yang diberi nama Soleil Zephora Ghazali, yang lahir pada Minggu, 10 Mei 2026.
Kabar bahagia ini pertama kali dibagikan melalui unggahan di akun Instagram masing-masing pada hari yang sama. Kehadiran buah hati pertama mereka langsung disambut dengan ungkapan penuh haru dan rasa syukur.
Advertisement
Al Ghazali mengungkapkan kebahagiaannya melalui pesan yang menyentuh hati.
"Welcome to the world, our beautiful girl. Today, the world feels softer, brighter & more meaningful all at once because you’re finally in our arms," tulis Al Ghazali.
Nama Soleil, yang dalam bahasa Prancis berarti 'matahari', seolah menggambarkan harapan dan kehangatan yang kini hadir dalam kehidupan mereka. Hal itu juga tercermin dari ungkapan cinta yang dituliskan Al untuk putrinya, seperti dikutip dari Showbiz Liputan6.com pada Senin, 11 Mei 2026.
"Soleil, you’ve filled our hearts with a love so deep it feels endless. You are our answered prayer, our greatest blessing, our forever sunshine. Mama & Ayah love you more than words could ever explain," tulisnya.
Unggahan tersebut ditutup dengan ungkapan syukur sederhana,"Alhamdulillah."
Dari penelusuran Kesehatan Liputan6.com, Alyssa tidak hanya didampingi oleh Al Ghazali, tapi juga oleh seorang doula. Lalu, apa sebenarnya peran doula?
Konselor ASI dari Apotek Jooja – Batam, dr. Lucyana Ratna Sari, CBS, menjelaskan, doula adalah tenaga profesional terlatih yang memberikan dukungan fisik, emosional, dan informasi kepada ibu sebelum, selama, dan setelah proses persalinan.
"Berbeda dengan dokter atau bidan, doula tidak melakukan tindakan medis," katanya saat berbincang dengan Kesehatan Liputan6.com melalui aplikasi pesan singkat pada Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, peran doula sangat penting dalam mendampingi ibu di masa-masa krusial. Saat persalinan, doula membantu ibu tetap tenang, memberikan dukungan emosional, serta memastikan momen penting seperti skin-to-skin antara ibu dan bayi dapat terjadi dengan baik.
Setelah melahirkan, kata Lucy, doula juga bisa mendampingi ibu di rumah untuk membantu proses adaptasi, termasuk tantangan awal menyusui.
Peran Doula Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI
Dia juga menekankan bahwa kehadiran doula berkaitan erat dengan keberhasilan menyusui. Berdasarkan sejumlah temuan yang dipublikasikan di PubMed, kata Lucy, dukungan doula diketahui dapat memberikan dampak positif terhadap keberhasilan pemberian ASI.
"Banyak ibu sebenarnya bukan tidak bisa menyusui, tapi menyerah karena tidak ada pendamping di masa awal yang sangat krusial," ujarnya.
Di tahap ini, doula berperan memberikan dukungan emosional, membantu posisi dan perlekatan bayi saat menyusu, hingga mengarahkan ke konselor laktasi bila ditemukan kendala lebih kompleks seperti nyeri puting atau bayi sulit melekat.
"Doula dan konselor laktasi saling melengkapi dengan tujuan yang sama, yaitu keberhasilan menyusui," pungkasnya.