Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan untuk mendatangkan dokter dari negara lain untuk praktik di Indonesia dalam waktu terbatas. Hal ini tengah ditimbang-timbang lantaran jumlah tenaga medis di Indonesia masih kurang.
"Kita sedang pikirkan mengundang dokter-dokter dari negara lain untuk praktik di sini untuk waktu-waktu yang terbatas," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan dan Penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).
Menurut Prabowo, bila harus menunggu Indonesia memiliki dokter, dokter gigi, dan dokter spesialis untuk mencukupi kebutuhan bisa butuh waktu belasan bahkan puluhan tahun.
Advertisement
“Karena kalau kita menunggu lulusnya 187 ribu dokter gigi, mungkin kita harus menunggu empat presiden sesudah saya,” kata Prabowo.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya menggunakan pendekatan yang bersifat normatif dalam menghadapi persoalan kekurangan dokter. Diperlukan terobosan agar kebutuhan tenaga kesehatan dapat dipenuhi lebih cepat.
“Rakyat kita menuntut, berharap pelayanan kesehatan secepat mungkin. Kita tidak boleh berpikir normatif, kita harus berani berpikir inovatif,” ujar Prabowo.
Sebelumnya Prabowo menjelaskan bahwa saat ini Indonesia memiliki kebutuhan dokter yang tinggi berikut rinciannya:
- 84.781 dokter umum di 474 kabupaten/kota
- 127.580 dokter gigi di 505 kabupaten/kota
- 55.712 dokter spesialis di kabupaten/kota.
Untuk menambah jumlah dokter salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah adalah membuka sembilan fakultas kedokteran baru. Lalu, membuka 170 program studi spesialis dan subspesialis, baik yang berbasis perguruan tinggi maupun berbasis rumah sakit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/856256/original/042112000_1429499998-batik-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1216325/original/021439400_1461734180-dokter.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184984/original/001805500_1744356237-Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324247/original/001935500_1786696185-prabowo_nota_keuangan_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324255/original/018287600_1786696300-Prabowo_Nota_Keuangan_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323942/original/054529700_1786681520-Presiden_Prabowo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893146/original/099183700_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323915/original/006231800_1786680756-pid7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6381084/original/052341900_1779256263-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323911/original/042976100_1786680755-pid3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3617285/original/012275200_1635503742-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5212636/original/046415500_1746627924-20250507-Potret_Kemiskinan-AFP_3.jpg)