Sunat Massal Pakuwon, EMC, dan YPP Libatkan Lebih dari 100 Dokter

Aspek keselamatan pasien (patient safety) menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan sunat massal yang digelar Pakuwon bekerja sama dengan EMC dan YPP itu.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 16 Juni 2026, 15:10 WIB
Pakuwon Group bekerja sama dengan EMC Healthcare dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) menggelar sunat massal pada 700 anak di The Kasablanka Hall Jakarta, Selasa, (16/6/2026).

Liputan6.com, Jakarta - Pakuwon Group menggandeng EMC Healthcare dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) dalam gelaran sunat massal bagi 700 anak usia 5-12 tahun di The Kasablanka Hall, Jakarta pada Selasa (16/6/2026).

Kegiatan sosial yang diikuti peserta dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi itu melibatkan sekitar 120 dokter dan 90 perawat.

Para dokter yang bertugas berasal dari EMC Healthcare dan ASDOKI (Asosiasi Dokter Khitan Indonesia). Sementara itu, perawat yang mendampingi proses khitan hingga pelayanan pascatindakan berasal dari EMC Healthcare.

Dengan dukungan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang memadai, sunat massal bagi sekitar 700 anak tersebut dapat dilaksanakan dalam satu hari. Kegiatan dimulai sejak pagi hari tepatnya pukul 07.00 WIB dan ditargetkan selesai sekitar pukul 19.00 WIB.

"Ini luar biasa. Jadi dari 700 anak-anak yang menyunat 120 dokter, ini sangat luar biasa. Sehingga sangat dimungkinkan dalam satu hari bisa selesai," kata Ketua Umum Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) yang juga Direktur Emtek Media, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Imam Sudjarwo, M.Si., dalam konferensi pers di The Kasablanka Hall, Selasa (16/6/2026).

 

Patient Safety yang Utama

Presiden Direktur EMC Healthcare, Jusup Halimi bicara tentang patient safety dalam sunat massal sebagai prioritas.

Presiden Direktur EMC Healthcare, Jusup Halimi, mengatakan aspek keselamatan pasien (patient safety) menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan sunat massal tersebut. Dengan prinsip patient safety setiap anak mendapatkan pelayanan yang aman dan berkualitas.

"Kami ingin supaya patient safety tetap dijaga. Jadi supaya anak juga merasa nyaman, setelah disunat tanpa ada masalah," tuturnya.

Selain itu, Jusup menyorot termasuk kondisi psikologis anak-anak selama menjalani prosedur sunat.

"Kami memperhatikan tidak hanya aspek medis, tetapi juga kondisi psikologis anak agar pengalaman sunat ini berjalan dengan baik," tambah Jusup.

Presiden Direktur Pakuwon Group, Alexander Stefanus Ridwan, mengatakan dirinya sempat meninjau langsung pelaksanaan sunatan massal sejak pagi hari. Ia mengapresiasi kinerja para dokter dan perawat yang dinilainya bekerja secara profesional serta ramah dalam melayani peserta.

"Tadi pagi saya berkeliling melihat langsung proses pelaksanaannya. Saya melihat para dokter dan perawat bekerja dengan sangat baik, ramah, dan penuh perhatian dalam melayani anak-anak yang mengikuti sunatan massal ini," kata Ridwan.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada para dokter, perawat, serta karyawan non tenaga medis/tenaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, komitmen mereka untuk tetap hadir dan melayani masyarakat di hari libur merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya