Banyak yang Percaya Manfaat Matcha untuk Kulit Bisa Bikin Glowing

Manfaat matcha untuk kulit banyak dipercaya, tapi benarkah bisa bikin glowing? Simak kata ahli.

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 28 Juli 2026, 11:09 WIB
Banyak orang percaya manfaat matcha untuk kulit bisa membuat wajah lebih glowing. Namun, benarkah klaim tersebut didukung bukti ilmiah? Simak penjelasan Guru Besar IPB University mengenai kandungan EGCG dan polifenol pada matcha. (Sumber: unsplash/mike marquez)

Liputan6.com, Jakarta - Belakangan ini, matcha semakin mudah ditemukan, mulai dari gerai dengan harga terjangkau hingga kafe premium. Minuman berbahan dasar teh hijau ini juga kerap disebut-sebut memiliki berbagai manfaat matcha untuk kulit, mulai dari membantu melawan penuaan dini hingga membuat wajah tampak lebih sehat dan glowing. Namun, benarkah manfaat minum matcha untuk kulit sudah terbukti secara ilmiah?

Menurut situs Thés Traditions, matcha memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap dibanding teh hijau biasa karena dibuat dari daun teh utuh yang digiling menjadi bubuk halus. Berbeda dengan teh seduh yang hanya memanfaatkan air hasil seduhan, seluruh daun matcha ikut dikonsumsi sehingga kandungan gizinya lebih optimal.

Salah satu alasan manfaat matcha untuk kulit banyak dibicarakan adalah kandungan antioksidannya yang tinggi. Matcha kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas penyebab penuaan dini. Selain itu, matcha juga mengandung L-theanine yang memberikan efek menenangkan, klorofil yang mendukung proses detoksifikasi, serta vitamin A, C, dan E yang berperan dalam regenerasi sel dan pembentukan kolagen.

Benarkah Minum Matcha Bisa Membuat Wajah Glowing?

Kandungan antioksidan dalam matcha dipercaya dapat membantu menjaga kulit tetap cerah melalui beberapa mekanisme. Antioksidan membantu menetralkan radikal bebas yang membuat kulit tampak kusam, sementara klorofil mendukung sirkulasi darah sehingga pasokan oksigen dan nutrisi ke sel kulit menjadi lebih optimal.

Selain itu, L-theanine berperan membantu mengurangi stres. Saat tubuh lebih rileks, proses regenerasi kulit dapat berlangsung lebih baik sehingga wajah tampak lebih segar dan bercahaya.

Tak sedikit orang yang minum matcha setiap hari mengaku kulitnya terlihat lebih merata, lebih glowing, serta tanda-tanda kelelahan seperti lingkaran hitam di bawah mata berkurang setelah beberapa minggu penggunaan secara konsisten. Meski demikian, pengalaman tersebut masih perlu didukung bukti ilmiah yang lebih kuat.

Penjelasan Ahli IPB University

Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof. Nuri Andarwulan, menjelaskan, manfaat minum matcha untuk kulit memang berkaitan dengan kandungan katekin, terutama EGCG yang bersifat antioksidan. Namun, manfaat tersebut tidak sesederhana klaim yang banyak beredar di media sosial.

"Matcha merupakan tepung teh hijau yang diproduksi melalui proses khusus. Ada perlakuan penaungan sekitar tiga sampai empat minggu sebelum dipanen supaya klorofilnya tinggi (shade-growing). Setelah dikeringkan, daun digiling sangat halus seperti tepung," kata Nuri dikutip dari ipb.ac.id pada Selasa (28/7/2026)

Menurutnya, karena dikonsumsi dalam bentuk bubuk utuh, kandungan gizi matcha yang masuk ke tubuh lebih banyak dibandingkan teh hijau seduh.

"Kandungan katekin matcha lebih tinggi. EGCG pada matcha bisa mencapai lebih dari 120 mg per gram, lebih tinggi dibanding green tea biasa," ujarnya.

Penyerapan EGCG di Dalam Tubuh Tidak Tinggi

Banyak orang percaya manfaat matcha untuk kulit bisa membuat wajah lebih glowing. Namun, benarkah klaim tersebut didukung bukti ilmiah? Simak penjelasan Guru Besar IPB University mengenai kandungan EGCG dan polifenol pada matcha. (Foto: Gemini AI)

Meski kandungan EGCG pada matcha cukup tinggi, Nuri menegaskan bahwa bioavailabilitas atau daya serap senyawa tersebut di dalam tubuh manusia tergolong rendah.

"Kalau diserap, sangat kecil, di bawah lima persen. Sebagian besar masuk ke usus besar dan dimetabolisme oleh mikrobiota menjadi senyawa turunan (metabolit)," tambah Nuri.

Metabolit inilah yang kemudian dapat diserap ke dalam aliran darah dan memberikan berbagai efek biologis, seperti antioksidan, antiinflamasi, serta imunomodulator, termasuk pada sel-sel kulit.

Menurut Nuri, manfaat matcha untuk kulit berasal dari kandungan polifenol yang mampu membantu menangkal radikal bebas akibat paparan sinar ultraviolet, polusi, dan gaya hidup yang kurang sehat.

Radikal bebas diketahui dapat merusak kolagen dan elastin pada lapisan dermis sehingga memicu penuaan dini dan munculnya keriput. "Senyawa polifenol membantu menangkal radikal bebas sehingga mengurangi inflamasi dan menjaga integritas kolagen," katanya.

Terkait efektivitasnya, Nuri menilai konsumsi matcha maupun penggunaan produk perawatan kulit berbahan matcha memiliki peran yang saling melengkapi.

"Kombinasi ideal adalah asupan dari dalam untuk proteksi sistemik dan topikal untuk perlindungan lokal di permukaan kulit," ujarnya.

Dia, menjelaskan, manfaat minum matcha untuk kulit bekerja secara bertahap karena memengaruhi sel-sel pada lapisan dermis dan epidermis dari dalam tubuh.

Sebaliknya, produk topikal memberikan efek yang lebih cepat di permukaan kulit, tetapi hasilnya bersifat sementara sehingga perlu digunakan secara rutin.

 

Jangan Dikonsumsi Berlebihan

Banyak orang percaya manfaat matcha untuk kulit bisa membuat wajah lebih glowing. Namun, benarkah klaim tersebut didukung bukti ilmiah? Simak penjelasan Guru Besar IPB University mengenai kandungan EGCG dan polifenol pada matcha. (Foto: Gemini AI)

Di balik berbagai manfaat matcha untuk kulit, Nuri mengingatkan agar minuman ini tetap dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Sebagai bubuk daun teh utuh, matcha mengandung serat tidak larut dalam jumlah cukup tinggi.

"Jika dikonsumsi berlebihan dan tanpa cukup cairan, dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti sembelit. Dalam kasus ekstrem, pada individu tertentu, bisa memicu masalah pada saluran cerna," uujarnya.

Oleh sebab itu, dia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada klaim yang menyebut matcha sebagai solusi instan untuk mendapatkan kulit sehat.

"Matcha bisa menjadi bagian pola makan seimbang, tetapi bukan solusi instan untuk kulit glowing," pungkasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya