Liputan6.com, Jakarta - Dokter gigi spesialis konservasi gigi anak, Alana Aluditasari, menjelaskan bahwa gigi depan merupakan area yang kerap geripis alias karies atau early childhood caries (ECC). Kondisi ini umumnya dipicu kebiasaan anak minum susu menggunakan botol hingga tertidur.
"Banyak terjadi pada anak yang masih ngedot, terutama jika anak tertidur sambil minum susu formula yang kandungan gulanya cukup tinggi," kata Alana.
Advertisement
Menurutnya, saat anak tertidur, susu tidak langsung tertelan seluruhnya. Cairan susu justru terus menetes dan malah menggenang di sekitar gigi depan dalam waktu yang lama.
"Bayangkan gigi depan seperti direndam dalam cairan susu yang mengandung banyak gula. Kondisi ini membuat risiko gigi berlubang menjadi lebih tinggi," jelas Alana dalam sesi interview daring bersama RS Pondok Indah beberapa waktu lalu.
Guna mencegah gigi anak berlubang, orangtua dianjurkan membersihkan gigi anak setelah selesai minum susu sebelum tidur. Kebiasaan menjadikan botol susu sebagai pengantar tidur sebaiknya juga dihindari.
Gigi Belakang Juga Rentan Geripis
Selain gigi depan, gigi area belakang juga tidak luput dari risiko kerusakan. Namun, penyebab utamanya biasanya berbeda, yakni kebiasaan anak mengemut makanan terlalu lama.
Pada anak yang kerap mengemut atau makan lama membuat makanan menempel lebih lama pada permukaan gigi.
"Harusnya makanan selesai dalam waktu sekitar 30 menit. Tetapi ada anak yang mengemut makanan sampai satu jam. Akhirnya makanan terus berada di sekitar gigi dan meningkatkan risiko kerusakan," katanya.
Permen Bikin Gigi Berlubang?
Alana juga berbicara tentang permen yang kerap disebut-sebut menjadi pemicu gigi berlubang. Faktanya yang paling berperan meningkatkan risiko karies bukanlah jenis makanannya, melainkan kandungan gula di dalamnya.
"Yang berbahaya sebenarnya bukan permen, tetapi gulanya," tegas Alana.
Maka dari itu bukan hanya permen yang perlu diwaspadai. Berbagai minuman manis seperti susu berperisa, jus kemasan, teh manis dalam kemasan, maupun minuman lain dengan tambahan gula juga dapat meningkatkan risiko gigi berlubang.
Menjaga Kesehatan Gigi Anak
Karies gigi dapat merusak kesehatan gigi dan mulut, serta kepercayaan diri anak. Berikut hal yang bisa dilakukan untuk mencegah gigi anak geripis alias karies:
- Membiasakan anak sikat gigi minimal 2 kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride
- Membiasakan anak memberikan jeda 30-60 menit setelah mengonsumsi makanan atau minuman sebelum menyikat gigi
- Membatasi konsumsi makanan dan minuman manis
- Membiasakan minum air putih setelah makan
- Jika anak masih mengonsumsi susu dengan botol dot sebelum tidur, ganti botol dot dengan gelas atau botol sedotan
- Memeriksakan gigi ke dokter gigi secara rutin, yakni setiap 6 bulan sekali.