Tertarik Jalani Tindakan Estetika? Pastikan 3 Hal Ini Sebelum Setuju

Tiga hal ini perlu ditanyakan untuk meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan dokter yang melakukan kompeten.

Diterbitkan 15 September 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini klinik estetika banyak di sekitar perkotaan. Lalu, tindakan estetika juga beragam. Sebelum memutuskan menjalani tindakan estetika, pasien perlu lebih aktif mencari tahu mengenai dokter, risiko tindakan, hingga kesiapan fasilitas kesehatan.

Menurut dr. Danu Mahandaru, Sp.BP-RE, FICS, pasien penting mengetahui tiga hal berikut sebelum setuju melakukan suatu tindakan estetika:

1. Apa pendidikan spesialis dokter dan di mana bisa diverifikasi?

Pasien berhak mengetahui latar belakang pendidikan dan kompetensi dokter yang akan melakukan tindakan. Gelar serta nomor registrasi dokter merupakan informasi publik yang dapat diverifikasi.

Dokter yang kompeten semestinya dapat menjelaskan latar belakang pendidikannya secara terbuka kepada pasien.

2. Apa risiko tindakan ini dan apa yang terjadi jika terjadi komplikasi?

Setiap tindakan medis memiliki risiko, termasuk prosedur estetika. Karena itu, pasien perlu mengetahui kemungkinan komplikasi sekaligus langkah yang akan dilakukan apabila risiko tersebut terjadi.

Danu mengingatkan pasien untuk berhati-hati apabila suatu tindakan disebut tidak memiliki risiko sama sekali atau dijanjikan pasti berhasil dalam keterangan tertulis. 

3. Apakah fasilitas ini berizin untuk tindakan tersebut dan siapa yang mendampingi selama tindakan?

Pertanyaan ini membantu pasien mengetahui kesiapan fasilitas tempat tindakan dilakukan, termasuk tenaga yang mendampingi, aspek anestesi, serta kesiapan menghadapi kondisi darurat.

Danu menegaskan, tiga pertanyaan tersebut bukan jaminan bahwa tindakan akan selalu berjalan tanpa masalah. Dalam kedokteran, tidak ada hasil yang bisa dijamin sepenuhnya.

"Tiga pertanyaan ini tidak menjamin apa pun, karena dalam kedokteran tidak ada yang bisa dijamin. Tapi jawabannya akan menunjukkan apakah dokter di depan Anda bekerja dengan standar, atau sekadar mengikuti permintaan," pungkas Danu.

Â