Liputan6.com, Jakarta - Manfaat minum kopi bukan hanya untuk meningkatkan konsentrasi dan membuat badan segar. Beberapa riset menunjukkan manfaat lain dari kebiasaan minum kopi.
Dilansir dari Verywell Health pada Senin (17/8/2026) berikut beberapa manfaat minum kopi:
Advertisement
1. Hidup Lebih Panjang
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi satu hingga tiga cangkir kopi berkafein dapat menurunkan risiko kematian akibat berbagai penyebab dan penyakit kardiovaskular.
Meski begitu, perlu diingat bahwa tambahan gula, krimer, atau susu tentu dapat mengurangi manfaat.
Studi mencatat adanya penurunan persentase risiko kematian tersebut. Namun, hal tersebut dianggap sebagai indikasi awal, bukanlah kesimpulan mutlak.
2. Menjaga Kesehatan Usus
Kopi dinilai dapat mendukung mikrobioma usus. Orang yang minum kopi cenderung memiliki kadar lawsonibacter asaccharolyticus, yakni bakteri baik usus yang berkaitan dengan asam kuinat. Antioksidan ini dapat membantu mengurangi kecemasan dan peradangan.
Selain itu, kandungan polifenol dalam kopi memberikan efek prebiotik yang mendorong pertumbuhan bakteri usus yang baik, sehingga dapat membantu memperbaiki pencernaan.
Mikrobioma usus yang beragam juga bersinggungan dengan lancarnya proses defekasi atau buang air besar.
3. Bantu Mengontrol Berat Badan
Minum kopi sebetulnya tidak serta-merta menurunkan berat badan. Namun, kopi dapat membantu meningkatkan metabolisme dengan beberapa cara.
Pertama, membakar banyak kalori. Setelah menyesap kopi, laju metabolisme tubuh biasanya meningkat selama sekitar tiga jam, sebanyak 5 sampai 20 persen.
Kedua, pemecahan lemak meningkat. Utamanya pada individu dengan berat badan lebih ramping, kopi secara signifikan mampu meningkatkan pemecahan lemak di dalam tubuh.
Ketiga, mengurangi nafsu makan. Minum kopi sebelum makan disebut dapat mengurangi asupan kalori lebih, terutama pada pria.
4. Mengurangi Risiko Penyakit Kronis
Beberapa kondisi yang dapat terbantu dengan konsumsi kopi di antaranya penyakit parkinson, diabetes tipe 2, kanker hati dan usus besar, gagal jantung, hingga stroke.