Latihan Beban Tak Cuma Perkuat Otot, Otak Juga Dapat Manfaat

Pakar Fisiologi dari UGM mengungkapkan latihan beban secara rutin membuat aliran darah ke otak lancar sehingga bisa membuat cepat berpikir.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 03 Oktober 2026, 16:00 WIB
Ilustrasi latihan beban seperti push up/Unsplash

Liputan6.com, Jakarta - Latihan beban selama ini identik dengan upaya membentuk dan memperkuat otot. Padahal, manfaatnya tidak berhenti di sana. Ketika otot dilatih, aktivitas tersebut juga dapat memberi manfaat bagi jantung dan otak.

Dosen Departemen Fisiologi FK-KMK UGM, Prof. Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., AIFM mengatakan ketika otot dilatih, beban kerja dan metabolisme otot akan meningkat.

Jantung akan bertugas memberikan suplai makanan ke otot tersebut. Semakin kuat otot dilatih, otot jantung juga akan terangsang untuk bekerja lebih keras. Oleh karena itu, pemberian beban harus disesuaikan dengan kemampuan dan ditingkatkan secara bertahap agar jantung tidak kaget atau mengalami kegagalan fungsi.

Sementara manfaat untuk otak, latihan ini akan memperlancar aliran darah. Ketika aliran darah ke otak meningkat, otak akan melepaskan hormon-hormon bahagia yang membuat kita merasa senang.

“Selain itu, aliran darah baru yang lebih baik di otak akan meningkatkan kecerdasan dan kecepatan berpikir karena otak terbiasa mendapatkan suplai darah yang optimal,” terangnya mengutip laman UGM ditulis Sabtu (3/10/2026).

Latihan Beban Tak Harus di Gym Center

Banyak orang beralasan tidak latihan beban karena harus ke gym center. Faktanya, latihan angkat beban tidak hanya dilakukan di gym saja. Beberapa gerakan latihan beban bisa dilakukan di rumah. Misalnya push-up, pull-up, plank, squat, atau menggunakan bantuan kursi.

Prof Denny mengungkapkan latihan beban harus dimulai sejak dini karena seiring bertambahnya usia, otot yang jarang digunakan akan mengalami kerusakan terlebih dahulu.

“Dengan melatih otot sejak muda, kita dapat mencegah tubuh menjadi bungkuk, lemah, atau jompo saat memasuki usia tua,” tegasnya.

Olahraga Kardio Juga Penting

Ilustrasi olahraga lari. (Photo by sporlab on Unsplash)

Selain latihan beban, olahraga kardio seperti lari, bersepeda, renang, jalan cepat itu juga penting. Masing-masing punya keunggulan sendiri.

Olahraga kardio memiliki manfaat untuk fungsi jantung dan paru-paru, tetapi tidak banyak bermanfaat bagi otot-otot yang lain, hanya otot-otot besar terutama yang di pinggul. Sementara latihan angkat beban, mysoin yang keluar akan banyak, sehingga kesehatan si otot itu juga akan semakin terjaga.

“Jadi memang perlu dilakukan kombinasi secara teratur,” jelasnya Prof Denny.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya