Tak Perlu Gym, Latihan Beban Ini Bisa Dilakukan di Rumah

Tak harus ke gym atau pakai alat olahraga tertentu untuk latihan beban.

Diterbitkan 04 Oktober 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Latihan beban sering kali identik dengan pergi ke gym center menggunakan berbagai peralatan olahraga. Padahal, latihan untuk memperkuat otot tidak selalu membutuhkan alat khusus atau keanggotaan pusat kebugaran.

Dosen Departemen Fisiologi FK-KMK UGM, Prof. Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., AIFM mengatakan sejumlah gerakan seperti push-up, pull-up, plank, hingga squat dapat dilakukan di rumah dengan memanfaatkan berat badan sendiri. Kursi di rumah juga bisa digunakan sebagai bantuan saat melakukan gerakan tertentu.

Selain itu, latihan seperti pilates juga sangat baik untuk melatih otot. Artinya, latihan beban tidak selalu identik dengan mengangkat barbel atau menggunakan mesin di pusat kebugaran. Yang terpenting adalah memberikan rangsangan pada otot melalui latihan yang sesuai dengan kemampuan tubuh.

Prof Denny mengungkapkan latihan beban harus dimulai sejak dini karena seiring bertambahnya usia, otot yang jarang digunakan akan mengalami kerusakan terlebih dahulu.

“Dengan melatih otot sejak muda, kita dapat mencegah tubuh menjadi bungkuk, lemah, atau jompo saat memasuki usia tua,” katanya seperti mengutip laman UGM.

Kenapa Harus Latihan Beban?

Latihan angkat beban memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Struktur dari tubuh sebagian besar adalah otot. Ketika menggerakkan otot, sekecil apapun pergerakan otot tersebut akan melepaskan protein-protein yang disebut myosin atau actin. Myosin tersebut yang akan berkomunikasi dengan bagian tubuh yang lain seperti otak dan jantung, untuk bekerja melakukan reparasi, regenerasi, penyembuhan, dan pencegahan penyakit.

“Itulah kenapa olahraga beban yang menggunakan otot-otot tubuh kita itu penting karena kita memanggil protein-protein tadi,” jelasnya.

Untuk otak, latihan ini akan memperlancar aliran darah. Ketika aliran darah ke otak meningkat, otak akan melepaskan hormon-hormon bahagia yang membuat kita merasa senang.