Liputan6.com, Jakarta - Saat gigi berlubang salah satu hal yang dikhawatirkan masyarakat bila gigi dicabut. Faktanya, dalam kedokteran gigi modern, pencabutan bukanlah pilihan pertama dalam menangani gigi yang bermasalah.
Dokter gigi akan terlebih dahulu mengevaluasi kondisi gigi untuk menentukan apakah gigi tersebut masih bisa dipertahankan.
Advertisement
Dokter gigi spesialis periodonsia, Lubna, menjelaskan bahwa prinsip utama perawatan gigi adalah mempertahankan gigi asli selama mungkin. Maka dari itu, tindakan pencabutan baru dipertimbangkan apabila kerusakan gigi sudah sangat parah dan tidak memungkinkan untuk diperbaiki.
“Prinsip utama kedokteran gigi modern adalah mempertahankan keberadaan gigi asli selama mungkin. Pencabutan merupakan pilihan terakhir setelah dokter gigi mengevaluasi kondisi dan tingkat kerusakan gigi,” ujar dokter yang praktik di Satu Dental Bintaro itu menjawab pertanyaan Liputan6.com.
Penanganan gigi berlubang bergantung pada tingkat kerusakan yang dialami. Jika lubang masih memungkinkan untuk diperbaiki, dokter gigi umumnya akan melakukan penambalan.
Namun, apabila kerusakan sudah mencapai bagian dalam gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah, pasien mungkin memerlukan perawatan saluran akar. Prosedur ini bertujuan menangani jaringan yang terinfeksi atau mengalami kerusakan di dalam gigi agar gigi tetap dapat dipertahankan.
“Apabila gigi berlubang masih memungkinkan untuk diperbaiki, penanganan utama yang disarankan adalah penambalan. Jika kedalaman lubang sudah mencapai ruang saraf atau pembuluh darah di dalam gigi, pasien akan diarahkan untuk menjalani perawatan saluran akar terlebih dahulu,” jelasnya.
Cabut Gigi Ketika Struktur Gigi Rusak Berat
Lubna menjelaskan pencabutan baru menjadi pilihan ketika struktur gigi mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi memungkinkan untuk dipertahankan melalui perawatan yang tersedia.
Meski demikian, keputusan pencabutan tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan tampilan luar gigi. Pemeriksaan langsung oleh dokter gigi diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menentukan perawatan yang sesuai.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami gigi berlubang atau keluhan pada gigi. Semakin dini masalah gigi diketahui, semakin besar peluang dokter gigi untuk mempertimbangkan perawatan yang dapat mempertahankan gigi asli.