Sering Sariawan? Kenali 6 Kemungkinan Penyebabnya

Sariawan yang sering muncul di area gusi dapat berkaitan dengan peradangan, iritasi, infeksi, hingga faktor kesehatan tubuh. Kenali kemungkinan penyebabnya.

Diterbitkan 23 Oktober 2026, 07:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sariawan yang muncul berulang kali di area gusi bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama saat makan, minum, atau menyikat gigi. Kerap dianggap sebagai luka ringan, kondisi ini dapat berkaitan dengan peradangan pada jaringan gusi maupun respons tubuh terhadap luka, infeksi, dan gangguan kesehatan tertentu.

“Sariawan yang sering muncul di area gusi sangat mungkin berkaitan erat dengan peradangan, baik peradangan lokal pada jaringan gusi maupun respons luka hingga gangguan kesehatan tubuh,” tutur drg Lubna, SpPerio, menjawab pertanyaan Kesehatan Liputan6.com.

Lubna mengatakan sariawan di gusi dapat dipicu oleh berbagai faktor. salah satunya adalah trauma atau iritasi akibat kebiasaan menyikat gigi terlalu keras. Gesekan yang terjadi pada jaringan mulut dapat menimbulkan luka dan memicu peradangan di area tersebut.

Sariawan di gusi juga bisa karena infeksi. Bisa karena bakteri, virus, maupun jamur juga dapat mengambil peran dalam munculnya luka di rongga mulut.

Selain itu, faktor kekurangan nutrisi zat tertentu juga bisa bikin seseorang sering sariawan. “Kekurangan asupan nutrisi seperti vitamin C, vitamin B kompleks, dan zat besi,” kata dokter gigi yang sehari-hari praktik di Satu Dental Bintaro ini. 

Di luar faktor tersebut, sariawan juga dapat berkaitan dengan kondisi sistemik, perubahan hormon, dan stres. Karena penyebabnya beragam, sariawan yang muncul berulang kali tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai masalah yang sama pada setiap kejadian.

 

Kapan Sariawan Perlu Diperiksakan?

Penanganan sariawan perlu disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahannya. Apabila luka muncul akibat trauma ringan dan berangsur membaik dalam beberapa hari, penanganan mandiri di rumah masih dapat dilakukan.

Namun, seseorang perlu lebih waspada apabila sariawan menimbulkan nyeri hebat, ukurannya semakin membesar, atau kondisinya justru memburuk.

Dalam keadaan tersebut, Lubna menyarankan pemeriksaan ke dokter gigi untuk membantu mengetahui penyebab luka dan menentukan penanganan yang tepat.

“Jika timbul nyeri hebat atau luka sariawan tambah besar memburuk, pasien diimbau untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter gigi,” pungkasnya.