Liputan6.com, Jakarta - Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, mengatakan jumlah dokter spesialis mata di Indonesia saat ini sekitar 3.000. Namun, distribusinya masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Bali.
Menurut Nadia, kondisi tersebut membuat akses layanan kesehatan mata belum merata di seluruh wilayah Indonesia, meskipun terdapat 514 kabupaten/kota.
Salah satu upaya untuk mengatasi persoalan tersebut, Kemenkes berupaya meningkatkan jumlah dokter spesialis mata melalui penambahan kapasitas pendidikan. Salah satunya dengan membuka rumah sakit pendidikan penyelenggara utama (RSPPU) untuk pendidikan dokter spesialis mata di Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung.
Advertisement
"Sekolah (dokter spesialis) yang tadinay di universitas saja, sekarang kita kan buka sekolah di RS Mata Cicendo. Dokter umum bisa belajar dari dokter spesialis mata. Nah, itu diharapkan bisa mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis mata," kata Nadia ditemui usai konferensi pers Hari Penglihatan Sedunia 2026 di Kantor Kemenkes pada Selasa (13/10/2026).
Program Kemenkes lainnya, dokter-dokter spesialis mata kemudian ditempatkan di daerah yang masih kekurangan tenaga medis.
Lengkapi Fasilitas dan Peralatan Medis
Pemerataan layanan kesehatan mata tidak cukup hanya dengan menyediakan dokter. Fasilitas dan peralatan medis yang dibutuhkan juga harus tersedia.
Ia mencontohkan sejumlah wilayah di Kalimantan yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan mata. Karena itu, Kemenkes berupaya melengkapi fasilitas kesehatan di kabupaten/kota sekaligus menugaskan dokter spesialis mata ke wilayah yang membutuhkan.
"Makanya kemudian di kabupaten kota itu kita lengkapi dan kita kemudian ada penugasan dokter mata di situ," tutur Nadia.
Â
Tantangan Kesehatan Mata di Indonesia
Nadia mengungkapkan berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 23,35 juta orang yang diperiksa, sekitar 2,95 juta mengalami gangguan mata.
Nadia mengungkapkan sebagian besar gangguan pada penglihatan adalah kelainan refraksi atau mata minus pada anak. Lalu, pada orang dewasa yakni kebutaan bisa karena katarak dan glaukoma.
Ia pun mengingatkan bahwa penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mata lantaran organ satu ini merupakan investasi kehidupan.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541033/original/082609300_1774846921-jusuf_kalla_-_iran_klaim_kunjungan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346278/original/098863900_1789119476-Cek_Fakta_Ustaz_Adi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261147/original/005507100_1781685752-BNPB_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9303331/original/054848000_1784626250-Mata_Minus_Anak__Miopia__Cek_Mata__Kacamata_oleh_Aditya_Eka_Prawira__5_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554781/original/098529600_1776129841-aji.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531876/original/030871300_1773636043-aritmia.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1216325/original/021439400_1461734180-dokter.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360796/original/049869300_1790665489-kemenkes_flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2409204/original/076295400_1542271982-Kelly_Sikkema.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357469/original/073318100_1790249378-Kemenkes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4197731/original/027071100_1666240767-pharmacist-checking-medicines-drugstore.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3372858/original/061241900_1612917784-Vaksin-Nakes-Lansia1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350095/original/066493900_1789558806-20260916_103740.jpg)