Liputan6.com, Jakarta - Daging kurban sebaiknya segera diolah usai dibagikan. Namun, jika jumlahnya banyak maka perlu disimpan dengan cara yang tepat agar kualitas dan keamanan terjaga.
“Ada beberapa langkah penanganan awal pada daging kurban yang baru diterima sebelum diolah ataupun disimpan,” jelas Dosen Divisi Teknologi Hasil Ternak, Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB University, Dr Tuti Suryati.
Advertisement
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memisahkan daging dan jeroan. Selanjutnya, daging dan jeroan dicuci menggunakan air bersih, terutama apabila terdapat kotoran seperti tanah, pasir, kerikil, maupun rumput yang menempel.
“Setelah dicuci, daging perlu ditiriskan hingga tidak ada lagi air yang menetes di permukaannya. Daging kemudian dikemas sesuai kebutuhan, misalnya per 250 gram atau 500 gram, menggunakan plastik transparan yang tidak berbau. Sementara itu, jeroan sebaiknya sudah dimasak terlebih dahulu apabila ingin disimpan dalam kondisi beku,” tutur Tuti.
Selanjutnya, daging kurban dapat langsung diolah, disimpan dalam suhu dingin di kulkas, maupun dibekukan di freezer. Terkait penyimpanan di kulkas, Tuti menyarankan agar daging disimpan dalam kondisi beku di freezer dan dikemas berdasarkan porsi kebutuhan sajian.
“Olahan daging dapat disimpan beku dalam kemasan sesuai porsi per sajian keluarga dan sebelum disajikan," kata Tuti mengutip laman IPB University.
Proses Thawing
Bila daging yang ada di freezer akan dimasak sebaiknya melalui proses thawing atau metode pencairan bahan makanan yang dibekukan agar kembali ke suhu yang aman untuk diolah. Proses thawing dapat dilakukan di dalam kulkas dengan cara menurunkan dari freezer ke kulkas selama 6-12 jam.
Cara lain yang dapat dilakukan adalah merendam daging dalam air dingin tanpa membuka kemasannya, meletakkannya di papan besi khusus yang higienis, atau menggunakan microwave.
Tuti mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan thawing daging beku pada suhu ruang tanpa kemasan. Lalu, hindari membekukan kembali daging yang sudah di-thawing.
Daging sebaiknya dimasak hingga matang sempurna, baik dengan cara direbus, dipanggang, dibakar, maupun digoreng. Namun, masyarakat perlu menghindari memasak daging hingga gosong, terutama pada olahan sate atau daging bakar.
Untuk menghasilkan daging sate yang lebih empuk, Dr Tuti menyarankan penggunaan parutan nanas atau membungkus daging dengan daun pepaya sebelum dimasak.