Liputan6.com, Jakarta - Sarapan menjadi waktu makan yang penting bagi anak untuk mendapatkan energi sebelum memulai aktivitas. Namun, masih banyak orang tua yang bertanya, sarapan apa yang bagus untuk anak agar dapat mendukung tumbuh kembang dan membuat mereka lebih siap belajar maupun bermain.
Dokter spesialis anak di RS Limijati Bandung, dr. Ahmad Hafidz, Sp.A, mengatakan bahwa menu sarapan anak sebaiknya tidak hanya mengenyangkan tapi juga mampu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi Si Kecil.
Advertisement
"Bagi anak, sarapan merupakan salah satu kesempatan untuk mendapatkan asupan energi sebelum memulai berbagai aktivitas. Kebiasaan sarapan yang baik dapat membantu anak lebih siap belajar, aktif bergerak, serta mendukung tumbuh kembangnya secara optimal," ujar Ahmad.
Menurut Ahmad, menu sarapan apa yang bagus untuk anak adalah makanan yang mengandung gizi seimbang. Artinya, menu sarapan untuk anak sebaiknya mengombinasikan sumber karbohidrat sebagai energi, protein untuk mendukung pertumbuhan, serta vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Orang tua juga dianjurkan memilih menu sarapan untuk anak yang praktis, mudah dikonsumsi, dan disukai Si Kecil agar kebiasaan sarapan dapat dilakukan secara konsisten setiap hari.
Kebiasaan sarapan yang baik penting dibangun sejak dini karena dapat membantu anak lebih fokus saat belajar, aktif beraktivitas, sekaligus mendukung proses tumbuh kembang secara optimal.
Data Sarapan Anak Indonesia Masih Memprihatinkan
Pentingnya edukasi mengenai sarapan apa yang bagus untuk anak juga didukung oleh sejumlah data nasional. Berdasarkan SEANUTS II (2024), hanya 32 persen anak Indonesia usia 2-12 tahun yang mengonsumsi sarapan dalam jumlah memadai.
Sarapan Anak Kian Mengkhawatirkan
Sementara itu, Survei Diet Total Kementerian Kesehatan RI (2020) menunjukkan sebanyak 47,7 persen anak belum memenuhi kebutuhan energi minimal saat sarapan. Selain itu, 66,8 persen anak masih mengonsumsi sarapan dengan kualitas gizi yang rendah.
Data tersebut menunjukkan bahwa masih banyak anak yang belum memperoleh asupan nutrisi optimal pada pagi hari, padahal sarapan menjadi salah satu fondasi penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Kampanye Dorong Orang Tua Lebih Peduli Sarapan Anak
Melalui kampanye "Sereal Super untuk Anak Super", Simba Sereal mengajak para orang tua, khususnya ibu, untuk semakin memahami pentingnya memilih sarapan bernutrisi bagi anak.
Senior General Manager Marketing Health & Wellness Combiphar, Felicia Stefanie, mengatakan setiap anak memiliki potensi yang berbeda dan membutuhkan dukungan sejak pagi hari melalui pilihan makanan yang tepat.
Menurut Felicia, setiap anak memiliki versi 'Super'-nya masing-masing. Ada anak yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, aktif bergerak, kreatif, berani mencoba hal baru, atau memiliki keunikan lainnya.
"Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak para ibu Indonesia untuk memberikan dukungan terbaik sejak pagi hari, salah satunya melalui pilihan sarapan yang lezat, bernutrisi, dan dapat membantu anak menjalani aktivitasnya dengan lebih optimal," ujar Felicia.