Agensi AKMU Terapkan 4 Hari Kerja, Karyawan Dapat Waktu Olahraga

Agensi AKMU menerapkan 4 hari kerja dan memberi waktu olahraga bagi karyawan. Seperti apa sistemnya?

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 19 Agustus 2026, 12:33 WIB
AKMU memiliki agensi dengan sistem kerja yang cukup unik. Karyawan bekerja empat hari dalam seminggu dan mendapatkan waktu khusus untuk berolahraga sebagai bagian dari jam kerja. (FOTO: youtube.com/@geean84)

Liputan6.com, Seoul - Agensi yang didirikan duo kakak beradik AKMU, Lee Chan Hyuk dan Lee Su Hyun, menerapkan sistem kerja yang tidak biasa. Melalui agensi mereka, Cemter of Inspiration (영감의 샘터), AKMU menerapkan empat hari kerja dalam seminggu. Tak hanya itu, setiap Selasa ditetapkan sebagai hari olahraga bagi para karyawan.

Hal tersebut terungkap saat Lee Su Hyun tampil dalam video bertajuk 'Sehari Bersama AKMU Su Hyun' di kanal YouTube Kian84, 인생84, yang tayang pada 30 Juli 2026.

Dalam video tersebut, Kian84 mengunjungi kantor 영감의 샘터 dan berbincang dengan Su Hyun serta sejumlah karyawan. Su Hyun mengatakan saat ini ada sekitar 10 orang yang bekerja di agensi tersebut, termasuk dirinya dan Lee Chan Hyuk.

Menariknya, sekitar setengah dari karyawan merupakan mantan pekerja YG Entertainment, agensi yang sebelumnya menaungi AKMU.

"Pegawai 영감의 샘터 ada 10 orang, termasuk kakak dan saya. Setengahnya dulu bekerja di YG Entertainment. Mereka semua datang setelah pindah kerja," ujar Su Hyun dikutip dari Newsen pada Kamis, 19 Agustus 2026.

Lee Chan Hyuk dan Lee Su Hyun mendirikan 영감의 샘터 setelah meninggalkan YG Entertainment. Saat ditanya alasan bergabung dengan 영감의 샘터, salah seorang karyawan mengungkapkan bahwa mereka direkrut melalui proses scouting.

"Kami semua mendapat tawaran untuk bergabung," kata karyawan tersebut.

Terapkan 4 Hari Kerja

Kian84 kemudian penasaran dengan sistem kerja dan fasilitas yang diberikan agensi AKMU. Salah seorang karyawan pun mengungkapkan kebijakan yang menjadi salah satu keunggulan perusahaan.

"Kami menerapkan empat hari kerja dalam seminggu. Setiap Selasa adalah hari olahraga," ujarnya.

Bukan sekadar kegiatan tambahan, waktu olahraga tersebut ternyata masuk dalam jam kerja. Karyawan menjelaskan bahwa mereka mendapat waktu sekitar 1,5 jam untuk berolahraga.

"Olahraga termasuk dalam jam kerja," ujarnya.

Mendengar penjelasan tersebut, Kian84 langsung memberikan respons positif. "Bagus juga," kata Kian84.

Dia kemudian menceritakan pengalamannya ketika pernah memiliki enam karyawan. Saat itu, Kian84 sempat mengajak para pegawainya mendaki gunung di luar jam kerja, tapi tidak ada yang bersedia.

Menurutnya, kegiatan seperti olahraga bersama kemungkinan lebih mudah diterima jika dilakukan pada hari kerja.

Kebijakan agensi AKMU tersebut pun mendapat perhatian karena memberikan kesempatan kepada karyawan untuk berolahraga tanpa harus menggunakan waktu pribadi.

Selain menerapkan empat hari kerja, perusahaan memasukkan aktivitas olahraga selama 1,5 jam sebagai bagian dari jam kerja.

Melihat sistem kerja tersebut, tim produksi Kian84 bahkan menilai banyak orang mungkin tertarik untuk bergabung dengan agensi AKMU.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya