Kemenkes Kirim 5,3 Juta Masker untuk Warga Terdampak Asap Kebakaran Hutan

Wamenks Dante sebut kebakaran hutan dan lahan 2026 berdampak pada 5,4 juta populasi di tujuh provinsi.

oleh Benedikta DesideriaDiterbitkan 28 Agustus 2026, 16:00 WIB
Wamenkes Dante (kemeja putih tengah) mengatakan asap kebakaran hutan berdampak pada 5.419.467 orang yang ada di 7 provinsi, tepatnya 63 kabupaten/kota.

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendistribusikan 5,3 juta masker ke tujuh provinsi yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya ini dilakukan untuk meminimalisasi dampak paparan asap karhutla terhadap masyarakat.

"Distribusi dilakukan dinas kesehatan provinsi, dinas kesehatan kabupaten/kota. Jadi, 5,3 juta masker itu sudah terdistribusi secara merata sesuai dengan kebutuhan di tempat-tempat terdampak," kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Prof. Dante Saksono Harbuwono dalam konferensi pers di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (28/8/2026).

Dante mengatakan stok masker saat ini masih mencukupi. Jika kebutuhan meningkat, Kemenkes akan kembali menyalurkan masker ke daerah terdampak. 

"Kami lihat stok masker masih cukup. Kalau kurang, kami akan berikan lagi. Sekarang pemadaman terus dilakukan, sehingga kebutuhan masker juga akan menurun," ujarnya.

Menurut Dante, kebutuhan masker akan terus diidentifikasi di setiap kabupaten/kota terdampak. Ia menegaskan penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan utama bagi masyarakat dari paparan asap karhutla.

"Perlindungan yang paling baik adalah memakai masker. Semuanya gratis, tidak ada masker yang harus dibeli," tutur Dante.

Kasus ISPA Akibat Asap Karhutla

Dante mengungkapkan bahwa asap dari karhutla bisa membuat masalah pada kesehatan. Salah satu risiko yang muncul akibat paparan asap karhutla adalah infeksi saluran napas atas (ISPA).

Kemenkes mencatat ada 4.082 kasus ISPA pada 27 Agustus 2026. Secara akumulatif, periode Juli hingga Agustus 2026 ada 13.449 kasus ISPA. 

Selain ISPA, Kemenkes juga mencatat keluhan lain seperti asma dan konjungtivitis atau mata merah akibat asap karhutla.

Untuk diketahui asap kebakaran hutan berdampak pada 5.419.467 orang yang ada di 7 provinsi, tepatnya 63 kabupaten/kota. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya