Stres Bisa Bikin Kulit Bermasalah, Ini Cara Menjaga Kesehatannya

Stres ternyata bisa memengaruhi kesehatan kulit. Kenali dampaknya dan cara sederhana mengatasinya.

oleh Aditya Eka PrawiraDiterbitkan 31 Agustus 2026, 12:29 WIB
Stres tak hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga kondisi kulit. Produksi minyak dapat meningkat sehingga kulit lebih rentan berjerawat. Mengelola stres dan merawat kulit menjadi langkah penting. (Foto: Unsplash/Elisa Ventur)

Liputan6.com, Jakarta - Stres merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, ketika tidak dikelola dengan baik, stres dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk kulit, rambut, dan kuku.

Stres dapat memicu respons kimia dalam tubuh yang membuat kulit menjadi lebih sensitif dan reaktif. Kondisi ini juga dapat membuat sejumlah masalah kulit lebih sulit untuk pulih.

Salah satu dampak yang mungkin muncul adalah meningkatnya produksi minyak pada kulit. Saat mengalami stres, tubuh dapat memproduksi lebih banyak hormon kortisol. Hormon tersebut dapat merangsang kelenjar pada kulit untuk menghasilkan lebih banyak minyak sehingga kulit menjadi lebih rentan mengalami jerawat dan masalah kulit lainnya.

Stres juga dapat memperburuk sejumlah kondisi kulit, seperti eksim, psoriasis, rosasea, biduran, hingga ruam kulit. Pada sebagian orang, stres bahkan dapat memicu kekambuhan lepuh demam atau cold sores.

Tak hanya perubahan pada tubuh, perilaku ketika mengalami stres juga dapat berdampak terhadap kesehatan kulit. Seseorang mungkin menjadi lebih sering menyentuh wajah ketika gugup, kurang tidur, melewatkan olahraga, mengonsumsi makanan kurang sehat, hingga mengabaikan rutinitas perawatan kulit.

Karena itu, ketika kulit tiba-tiba mengalami masalah, mengganti seluruh produk skincare belum tentu menjadi langkah pertama yang perlu dilakukan. Coba perhatikan kembali kebiasaan sehari-hari. Bisa jadi tubuh sedang kurang beristirahat, kebutuhan cairan belum terpenuhi, atau tingkat stres sedang meningkat.

Meski demikian, perubahan pada kulit seperti kering, kusam, atau sensitif tidak selalu disebabkan oleh stres. Kondisi kulit dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari lingkungan, kebiasaan perawatan, kondisi kesehatan, hingga karakteristik kulit masing-masing individu.

 

 

8 Cara Mengurangi Dampak Stres pada Kulit

Stres tak hanya memengaruhi pikiran, tetapi juga kondisi kulit. Produksi minyak dapat meningkat sehingga kulit lebih rentan berjerawat. Mengelola stres dan merawat kulit menjadi langkah penting. (Foto: Ben Blennerhassett/Unsplash)

"Stres harian, baik dari lingkungan maupun gaya hidup, dapat memengaruhi kesehatan kulit. Melalui Ceraplump Series dengan teknologi HyaluPeptide, kami ingin membantu menjaga hidrasi dan kekenyalan kulit," ujar Brand Manager SOMETHINC Indonesia, Agnesya Theresya Genesya.

Menjaga kelembapan juga penting untuk bibir yang mudah kering, terutama saat tubuh kekurangan cairan atau terpapar kondisi lingkungan tertentu.

"Rangkaian ini melengkapi perawatan kulit dan bibir secara menyeluruh. Kolaborasi bersama Shopee Indonesia juga membuat inovasi ini lebih mudah dijangkau konsumen," tambahnya.

Stres mungkin tidak bisa dihindari sepenuhnya. Namun, Anda dapat belajar mengelolanya dengan lebih baik. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Jangan abaikan perawatan kulit. Tetap rawat kulit meski sedang lelah atau stres.
  2. Berolahraga secara rutin. Aktivitas fisik baik untuk kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan.
  3. Luangkan waktu untuk diri sendiri. Lakukan aktivitas yang disukai, meski hanya 10 menit, seperti membaca buku atau bersantai.
  4. Berjalan kaki. Berjalan-jalan sebentar dapat membantu mengurangi stres.
  5. Lakukan teknik relaksasi. Cobalah latihan pernapasan, yoga, meditasi, atau visualisasi.
  6. Tidur yang cukup. Usahakan tidur sekitar 7–8 jam setiap malam.
  7. Berani mengatakan tidak. Menetapkan batasan dapat membantu mengurangi tekanan dan stres.
  8. Bicaralah dengan seseorang. Ceritakan apa yang dirasakan kepada teman atau cari bantuan dari terapis profesional.

Kebiasaan Sehari-hari Juga Berpengaruh

Menjaga kesehatan kulit tidak cukup hanya dengan perawatan dari luar. Kebiasaan sehari-hari juga berperan, termasuk mencukupi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara rutin, dan mendapatkan tidur yang cukup.

Gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan dan aplikasikan pelembap secara rutin untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit.

Jika masalah kulit tidak kunjung membaik atau terus berulang, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit. Penanganan yang tepat perlu disesuaikan dengan penyebab dan kondisi kulit masing-masing.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya