Liputan6.com, Jakarta - Anak akan lebih mudah belajar ketika merasa aman secara emosional, dihargai, dan memiliki ruang untuk mengeksplorasi. Oleh sebab itu, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar dan tumbuh kembang anak.
Psikolog Anak dan Keluarga, Irma Gustiana A. S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengatakan, rasa aman secara emosional membuat anak lebih nyaman untuk mencoba hal-hal baru tanpa takut melakukan kesalahan.
Advertisement
"Suasana belajar yang menyenangkan juga dapat membangun rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan keberanian mencoba hal baru," kata Irma.
Menurut Irma, pengalaman belajar yang positif tidak harus berlangsung dalam suasana formal. Aktivitas sederhana seperti bermain, berbincang, membaca, atau mencoba sesuatu bersama orang tua juga dapat menjadi bagian dari proses belajar anak.
Melalui kegiatan tersebut, anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan keberanian. Sebaliknya, kata Irma, suasana yang membuat anak takut melakukan kesalahan dapat membuat mereka enggan mencoba atau mengeksplorasi hal baru.
Peran Ibu Dimulai dari Rumah
Rasa aman dalam proses belajar juga tidak terlepas dari lingkungan tempat anak tumbuh. Rumah menjadi salah satu lingkungan pertama bagi anak untuk belajar, berinteraksi, sekaligus membangun rasa percaya diri.
Wakil Sekretaris PP Fatayat NU, Hj. Kusnainik, M.AP., mengatakan ibu memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar anak sejak dari rumah.
"Kami meyakini bahwa ibu memiliki peran strategis dalam menghadirkan lingkungan yang mendukung proses belajar anak sejak dari rumah. Sebagai organisasi perempuan, Fatayat NU juga terus mendorong para ibu untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan saling menguatkan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak," ujar Kusnainik.
Menurut Kusnainik, para ibu juga membutuhkan ruang untuk saling berbagi pengalaman dan belajar dalam mendampingi anak. Kolaborasi antarpihak dinilai penting untuk memperkuat peran keluarga dalam membangun Ekosistem Ramah Anak.
Belajar Sambil Bermain
Melalui program OREO Berbagi Inspirasi bersama Fatayat NU bertajuk 'Dorong Generasi SERU Tumbuh Lebih Bermakna Melalui Pembelajaran Seru', lebih dari 100 ibu mendapat pembekalan playful learning tools untuk mendukung belajar sambil bermain.
Materi literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris tersebut diharapkan membantu orang tua menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga anak merasa aman, dihargai, dan lebih berani mengeksplorasi.